Tampilkan postingan dengan label catatan seorang istri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label catatan seorang istri. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 April 2017

Baby Putri Pulang Kampung

Anak Desa yang jarang Pulang kampung ini akhirnya pulang juga ke kampung Bundanya.

Meski pulangnya kali ini hanya ditemani Bunda (Papa nyusul insyaAlloh), alhamdulillah #babysholehah tidak rewel selama di perjalanan.

Sempat nangis pas waktu  hutan pertama di Camba, Maros. Ternyata penyebabnya karena perutnya gag enak dan berakhir Muntah dua kali (kena baju babyputri dan setelan bunda muntahan). Setelah muntah alhamdulillah enakan, dan tidur pulas.

Jalan yang berliku dan sebagian berlubang ditambah laju kendaraan yang mencapai kecepatan 80-120 KM per jam jadi penyebab utama.

Saya memperhatikan dengan baik jarum pengatur kecepatan setiap kali berasa mau terbang si kendaraan. Kebetulan Bunda dan baby putri pas duduknya di sebelah pak sopir.

Meninggalkan rumah (dijemput sopir) di jam 17.30. Kemudian keliling kota makassar jemput penumpang lain. Jadilah bertolak dari Kota Makassar pukul 19.12 dan tiba pukul 12.15 dini hari, itu sudah termasuk waktu istrahat kurang lebih 45 menit di camba.

Dalam perjalalan pulang, banyak hal yang jadi perhatian, mulai dari jalanan yang beragam, kejadian ini dan itu, sampai yang terakhir ada acara menu ayam 7 ekor di jalan gara2 mobil pengangkut ayam terlalu laju dan menyebabkan ayam yang diangkutnya jatuh satu persatu.

#ceritaWijaperempuanBugis
#wijaperempuanbugispulangKampung
#wijaperempuanbugis
#12April2017

Rabu, 04 Januari 2017

Perkembangan Bayi 10 Bulan

10 Bulannya #babyPutri
Sekarang sudah semakin aktiv, sampai - sampai wajah, kepala dan dahinya kerap terbentur dan tergores benda tajam karena saking aktivnya.

Jadual tidurnya #babyPutri  sekarang sedikit molor dari sebelum - sebelumnya, jika Biasanya tidur dibawah jam 8 malam, sekarang molor hampir sampai 1 jam. Semenjak bisa guling sana - sini, kalau mau tidur gayanya ada - ada saja... dan malam ini setelah guling sana guling sini... sampai saya beberapa kali pura2 tidur. 

Kadang saat guling kesana kemari itu, Bunda udah kasi bantal disekelilingnya tapi meski begitu tetap saja lewat dan *buk... kena dinding, nangis dikit hingga akhirnya capek sendiri guling2 #babyPutri  tidur dengan gaya yang beda dari biasanya. Hemmm

Di akhir usia 9 bulan, baby cantik kamk sudah bisa berdiri sendiri, jongkok dan melangkah kesana kemari dengan bantuan pegangan pastinya. Waktu merangkak dan bisa berdiri sendiri hampir bersamaan.

Untuk urusan makan, alhamdulillah. Kadang lahap sekali, kadang juga tidak mau makan nasi sama sekali namun untuk buah, alhamdulillah sangat suka buah apa saja yang manis - manis.

Dalam pelafalan kata, sudah ada beberapa kata yang kerap diucapkannya. Tata, papa, emmam, nyenyeng, unda, tuh, serta beragam seruan dan teriakan. Jika ditanya burung, #baby putri akan menengadahkan kepala ke langit, begitu juga dengan bulan dan pesawat. Jika ditanya cicak, akan mencari ke dinding dan plafon rumah.

Untuk saat ini, kesenangan baby putri tetap Nenen hehe, selanjutnya main air, main sama boneka minienya, bongkar - bongkar barang dan menghancur2kan makanan jika ada yang bisa diraihnya.


#justbaby#babysleepstyle#wijaperempuanbugis #latifahfatihaputri 

Senin, 05 Desember 2016

Perkembangan Baby Putri di Bulan ke 9

Alhamdulillah Baby Putri sekarang sudah semakin lincah dan Cerdas. Memasuki usia 9 bulan, motorik kasarnya sudah semakin meningkat. Terbukti sekarang sudah bisa mulai merangkak dan berdiri saat berpegangan.

Selain itu, #BabhPutri juga sudah semakin mantap berjalan meski masih dibantu pegangan tangan serta sesekali melepaskan tangannya dari tempatnya berpegang saat berdiri.

Untuk kemampuan bicara, sudah berbagai macam kata bisa diucapkannya namun memang belum bisa dipahami yang dimaksud apa. Hal yang paling sering diucapkannya adalah "papa", "mammam" dan "heeeeh".

Kata "heeeèh" menjadi kata paling sering diucapkan setiap melihat benda atau binatang bergerak (semut, cicak, kucing, rusa, bebek bahkan pesawat dan lampu kelap kelip). Kemauannya juga sudah semakin banyak. Saat melihat atau mendengar suara mobil, maka serta merta langsung membuang badan kearah pintu atau arah mobil.

Saat ingin digendong atau sontak mengangkat tangan untuk diambil. Saat ingin dibangunkan dari tempat tidur ekspresi seakan memelas dan mengangkat kedua tangan, sementara saat butuh diperhatikan badannya akan dikunci, suara memelas dan kadang menusuk2 hidung atau mata jika saya pura - pura tidur saat dia terbangun.

Kalau biasanya pekerjaan saya rutin mengurus keseharian #babyPutri dari A - Z, mengurus kebutuhan suami dan pekerjaan rumah, ngantor dan ngampus, sekarang ada kerjaan tambahan dari #babyputri  khusus yaitu Membereskan semua barang dan pakaian yang sudah dihambur - hamburkannya.

Anak sholehah kalau sudah mulai aktiv dan pintar yaa gitu...Makanya jadi emak yang baik dan sabar itu hadiahnya syurga, insyaAlloh ^_^

#anaksholehah
#babysholehah
#wijaperempuanbugis
#LatifahFatihaPutri
#baby9Month5Days

Senin, 31 Oktober 2016

Pergi Naik Gojek, Pulang Naik GoCar

Hari ini #babyputri  harus Bunda bawa ke kantor karena tante yang biasa jaga harus temani nenek operasi di Rumah Sakit. Berangkat niatnya naik Go-Car, apa daya om om #Gocar tidak ada yang nyamperin di wilayah rumah. Jadilah ke kantor naik Go-Jek. Pas naik #gojek, om om #gojeknya bawa motornya lumayan kencang padahal Bunda lg pangku #babyputri dengan segala kerempongan, namun Alhamdulillah sampai dengan selamat di Kantor Bunda. #BabyPutri Seharian di kantor.... Hambur - Hambur Berkas dan manjat - Manjat pembatas Meja masyaAlloh. Sekarang sudah semakin  aktiv sekali, makannya juga apa saja. Sayangnya sekarang masih batuk - batuk karena lendir kayaknya juga sudah dua hari belum BAB. Moga baik - baik saja.

Nah, karena pas berangkatnya tidak nemu Go-Car, alhamdulillah pas pulang dapat deh #GoCar. Mobil Xenia yang dikendarai seorang kakek berjanggut. Menurut si kakek, sudah punya cucu 2. Si kakek punya anak lima. Katanya dulunya sopir taxi, karena taxi online lagi marak, jadinya si kakek beralih profesi ke taxi online (biar kekinian). Katanya lagi, jika dibandingkan bawa taxi conv. Sama taxi online, lebih enak taxi online karena penghasilannya lebih lumayan ^_^. Alhamdulilah hari ini diantar dari kantor  sampai di rumah bayarnya 35.000,- terbilang lebih murah jika dibandingkan naik taxi biasa.

Makassar, 31 Oktober 2016

#LR

Senin, 17 Oktober 2016

Ragam Gerakan Lincah Bayi 7 Bulan

Sekarang #BabySholehahku sudah berumur 7 Bulan 17 Hari
#babyputri sekarang sudah semakin banyak gayanya. Kalau lagi lapar mulut mungilnya tidak berhenti berceloteh sampai dikasi makan. Tapi jangan salah, kalau makanannya tidak #babyputri suka... ogah buka mulut lebar - lebar lagi kedua atau ketiga kalinya. Sukur - sukur makanannya habis setengah.

Saat dikasi asi, gerakannya kalaimu tidak menggaruk - garuk telinga dan kepala..... yaaaa mainin kakinya. Malaikat kecilku... malaikat kecilku.

Semakin hari, semakin banyak yang dia tahu. Saat lihat binatang (cicak, laba3 atau apapun yang bergerak) sudah sontak berceloteh... "uuuuuuh.." seolah memberi isyarat kalau ada mahluk yang mengintai. Hehe

Saat tidur, kakinya sudah manjat kemana - mana, bantal, boneka dan badan jadi sasaran tempat nangkring kaki mungilnya. Seru itu kalau pas ada yang lagi bunda makan atau minum, kalau nda dikasi barang sedikiiiit saja... pasti deh kakinya bakalan hentak2 dan denfan suara merengek... oh my little princess. Keep be Sholehah dear #wijaperempuanbugis
#latifahFatihaPutri
#7Month17Days

Selasa, 20 September 2016

Lelah Bernilai Ibadah

Selelah apapun seorang Emak yang punya baby  sepulang dari kantor yang juga tetap mengerjakan pekerjaan rumah dan sementara bergelut dengan Persiapan Ujian, kalau sudah lihat senyum dan tawa si Baby Imut, insyaAlloh semuanya mendadak sirna seketika.

Love U so much Beloved Baby @latifahfatiha  and Miss U my Big Baby @liswan_saguni . Baek2 di sana Papa Sayang, we r loving U ^_^

#babyputri
#Baby6M20Days
#latifahfatihaputri
#perempuanbugis

Rabu, 03 Agustus 2016

Baby Putri 5 Bulan

Alhamdulillah.
Tepat 1 Agustus kemarin Baby putri genap 5 bulan. Pergerakannya semakin aktif dan semakin pintar. Tangannya sudah bisa meraih benda atau mainan saat di sodorkan ke dirinya. Kata demi kata juga sudah kerap keluar dari mulut mungilnya.

Kalau bulan lalu sudah bisa tengkurap meski baru sebatas tengkurap ke kanan, bulan ini sudah bisa tengkurap ke kiri. Saat bermain, tidak henti - hentinya berteriak manja "aaaaaaaaa" yang kadang kecil dan kadang melengking. Jika melihat anak kecil atau orang dewasa lalu lalang di hadapannya dia akan loncat - loncat kegirangan dari gendongan.

Genggaman tangannya juga semakin kuat menggenggam benda yang dia temui. Meski kepala bagian atasnya (ubun - ubun) masih belum keras, tapi kepalanya sudah semakin keras. Pernah seketika kepalanya membentur dagu saya, dia hanya mengindahkannya.

Tepat tanggal 2 Agustus kemarin baby putri imunisasi DPT 3 di suster Yo, Sungguminasa. Beratnya sudah mencapai 6,7kg alhamdulillah. Seperti biasa setiap di suntik biasanya menangis hanya sebentar. Berhubung sengaja tidak bunda mandi sebelum imunisasi jadinya pulang langsung bagian paha bunda rendam dengan air hangat.

Alhamdulillah demamnya tidak seperti biasanya yang lama. Demamnya hanya sebentar di pukul 1 dinihari, itupun mencapai 37,2° saja. Pagi harinya kembaki segar bugar dan ceria.

Semoga baby kami selalu sehat, panjang umur dan diberkati oleh Alloh biar jd anak yg sholehah dan cerdas. Amiiin

MAKASSAR, 3 agustus 2016
#LR

Selasa, 24 Mei 2016

Baby Putriku Sayang

Hari ini (24/5), baby Putri berusia 2 bulan 24 hari.... sebentar lagi 3 bulan. Ibu mana yang tega meninggalkan bayi mungilnya yang baru berusia  sebelia itu bersama Kaken Neneknya tanpa alasan yang pasti. Beruntung ada papanya yang menemani selama saya, Seorang ibu muda yang dilema karena harus berhadapan dua pilihan sulit. Menemani bayi mungilku yang sedang lucu2nya... atau melaksanakan Ibadah Umroh yang sudah jauh - jauh hari kami sekeluarga rencanakan.

Meskipun Bunda sudah saving ASIP di kulkas, bukan berarti Bunda harus seenaknya bepergian jauh dari baby kecilnya. Bunda merasa sangat bersalah.. tapi karena dukungan keluarga dan papanya.. akhirnya Bunda memantapkan niat ibadah sebelum jadual masuk kantor juga.

Bunda sangat sedih meninggalkan baby putri... namun apapun itu, baby mungil kami insyaAlloh akan baik - baik saja. Karena Bunda yakin... malaikat dan Alloh selalu menjaganya.

Jeddah, 24/5/16
Pukul 20.00

Jumat, 13 Mei 2016

1 - 2 Bulan Baby Putri

Alhamdulillah hari ini baby Putri sudah tepat berusia 2 bulan 12 Hari. Sudah banyak hal yang kami lalui bersama keluarga kecil kami.

Melihatnya terus berkembang dari hari ke hari semakin membuat Bunda semangat. Alhamdulillah Papa juga selalu setia disamping Bunda, menemani dalam segala hal dan membatu setiap diperlukan. Bunda Bangga punya papa dan baby putri.

Baby putri sekarang sudah melewati banyak fase. Mulai dari penggunaan popok kain yang harus ganti dalam beberapa menit karena sistem pencernaan bayi yang masih sangat lancar. Jadi setiap wakti harus siap sedia mengganti jika basah karena pipisnya maupun pupnya.

Diawal - awal, baby putri masih sangat sering bangun malam meminta ASI. Tapi di usia dua bulan ini, baby putri sudah bisa memberikan istrahat kepada Bunda dan papanya dikala malam hari. Jarak buang airpun sudah tidak sesering di hari pertama hingga 40 hari.

Oia, baby putri mulai bisa melihat di usia 40 hari dan sekarang sudah semakin jernih penglihatannya. Sudah pintar saat diajak bicara, bercanda dan bermain. Baby putri tergolong cepat dalam memberika  respon yang seolah membalas ucapan jika ditemani berbicara. Alhamdulillah.

Bahkan sekarang, sudah mulai pintar menjulurkan lidah dan menghisap tangannya kira - kira du usia 50an hari. Sejauh ini, baby putri akan menangis saat merasa tidak nyaman, diantaranya : lapar,  ada luka/sakit, popok basah, kepanasan dan pengen di ayun.

Biasanya juga, seorang bayi identik dengan tinggal di rumah diawal - awal bulan usianya. Tapi tidak dengan Baby Putri. Terhitung sudah 2 kali ke Kabupaten Sinjai, 3 kali ke Bontonompo, 1 kali diajak makan rambutan di Sinjai tellulimpoe, 2 kali ke Mall, 1 kali ke Bandara, 3 kali ke kantor Bunda, 1 kali ke catatan sipil Gowa, 3 kali ķe Sinjai Utara, 2 kali ke Kantor Imigrasi, 1 kali ke rumah nenek nonton balap motor trail dan keliling kota makassar di usianya 2 bulan 12 hari.

Oia, mengenai Imunisasi, baby putri terhitung sudah 4 kali memperoleh mahluk asing di badannya. Pertama, suntik anti body (Hepatitis) tepat di hari kelahiran, kedua ikut berpartisipasi dalam progran Polio 14 Maret di Sinjai. Lanjut imunisasi tanggal 2 April  di Sinjai dan dapat suntik BCG di lengan atas kanan. Selanjutnya dapat  suntik di Paha kanan 2 Mei di Sinjai yang menyebabkan baby putri demam semalam dan rewel tidak ketulungan. Untung demam segera sirna setelah di kompres air hangat.

Untuk peningkatan berat badan, di usia baru lahir baby Putri 3kg, naik menjadi 4,2 kg di usia 1 bulan. Berlanjut menjadi 5,3kg di usia 2 bulan. Alhamdulillah.

Bunda selalu berharap, kemanapun baby putri pergi, bagaimanapun keadaannya insyaAlloh baby putri, papa dan Bunda selalu dalam lindungan Alloh. Amiiin

Perjalanan Pertama Baby Putri

Keluar dari rumah sakit setelah dirawat di Rs. Grestelina Makassar dari tanggal 29 Februari malam dan berlanjut operasi Secar di tanggal 1 Maret, akhirnya tepat Tanggal 4 Maret 2016, saya, Baby Putri dan Keluarga bisa dibebaskan oleh bu Dokter. Meskipun bekas operasi Secar belum sembut total, tapi sudah di bolehkan keluar dari rumah sakit.

Seperti bayi bayi muslim yang lainnya, sunnah hukumnya melakukan aqiqah atau gunting rambut di hari ke tujuh. Oleh karena Aqiqah baby Putri akan diselenggarakan di Kabupten yang jarak tempuh 5 jam dari Kota kelahiran baby Putri.

Dalam perjalanan ke kampung halaman ditemani nenek dan nenek buyut putri, juga ada tante kecil, om yang menyetit mobil dan saudara kakek Putri turut menemani. Seperti biasa, bayi masih sangat rentan dengan berbagai macam hal baru. Sementara hari itu, Baby Putri melewati banyak pada hari keluar dari rumah sakit.

Pertama, naik mobil, panas, hawa AC, berebut oksigen di dalam mobil dan perjalanan panjang. Sebelum ke Kampung halaman Bunda, terlebih dahulu transit sebentar di rumah kakek dari Papa putri untuk mengambil berbagai perlengkapan sekaligun menunggu papa pulang dari kampus.

Selanjutnya tepat sore hari sebelum masuk magrib, bunda dan keluarga beserta papa dan baby putri pamit ke kakek dan nenek untuk bertolak dari Makassar menuju Kabupaten Sinjai.

Awalnya semua berlangsung biasa saja. Baby putri enteng - enteng saja meski sesekali menangis. Tapi entah apa yang terjadi, tiba di perbatasan Kabupaten Gowa dan Takalar, baby putri mendadak sangat rewel. Berkali - kali mobil harus kami hentikan untuk menenangkan akan tetapi semakin keras menangis.

Bunda, papa, nenek dan semuanya menjadi khawatir kalau kalau terjadi hal yang tidak diinginkan. Kekhawatiran bertambah setelah mata babi putri tiba - tiba seakan terjepit dan seolah tidak bernafas. Kami semua panik, terlebih saya. Saat tubuh baby putri ditenangkan oleh nenek Ummi, saya hanya bisa pasrah, menangis dan berdoa baby putri tidak kenapa - kenapa.

Cukup lama baby putri seakan hilang tanpa suara dengan keadaan yang mengagetkan kami semua hingga akhirnya baby putri kembali menangis dan kami semua berasa lega. Setelah menenangkan diri, akhirnya kami melanjutkan perjalanan dengan Bismillah dan sampai dengan selamat di pukul 11  malam.

Sebuah pengalaman yang sangat melelahkan dan menegangkan. Semoga sampai kapanpun tidak akan terulang seperti itu lagi ke baby putri. Amiiin. Saking lelahnya, di malam harinya baby putri kami menangis dan saya dengan papanya tidak mendengarkan suaranya padahal di sampingku. Justru nenek Ummi yang beda kamar yang mendengarkan dan membangunkan kami setelah sekian lama pintu di tendangnya.

Pengalaman menjadi Ibu baru yang sangat tidak akan pernah terlupakan sampai kapanpun.

We Love Our Baby Putri

Sinjai, 5 Maret 2016

Minggu, 20 Maret 2016

Suka Duka Bunda Baru

Assalamu Alaikum we. Wb. Baby Putri Bunda

Alhamdulillah... setelah melalui perjuangan panjang menjadi seorang Bunda baru untuk baby Putri kami, mulai dari perjuangan menahan sakit pada bagian perut dan bawah perut paska operasi secar, keluar rumah sakit Grestelina dengan hanya membayar sekitar 2,6 jutaan selama 5 hari 4 malam  itupun untuk keperluan suntik khusus baby Cantik kami karena belum di cover BPJS hingga keluar dari rumah sakit dan langsung menempuh perjalanan panjang ke Kabupaten selama 5 jam-an.

Bunda merasa sangat beruntung kali ini menjadi anggota BPJS dan ditangani dokter - dokter, perawat, petugas catering sampai petugas kebersihan yang selalu baik hati di Rs.Grestelina. karena sesuai prosedur BPJS bunda memang berhak mendapatkan itu semua setelah menjadi anggota dari tahun 2011 pada saat BPJS masih dengan nama Jamsostek.

Bunda sangat bersyukur melahirkan baby putri Cantik Bunda di Rs.Grestelina meskipun niat awal lahir normal tapi terpaksa harus di SC karena kata dokter gawat janin setelah gagal induksi.

Oia, baby cantik Bunda kami beri nama Lathifah Fatiha Putri Saguni. Lumayan panjang memang, tapi itulah nama yang menurut kami baik dan cantik. Karena di keluarga suami mewajibkan adanya nama kedua untuk semua anggota keluarga yang baru bergabung. Akhirnya baby cantik kami diberi nama kedua Daeng Isa yang nantinya akan menjadi nama panggilan keluarga. Sedangkan Bunda awal bergabung dengan keluarga Gowa Papa Oktober tahun 2014 dulu diberi nama kedua Daeng Ratu.

Meskipun baby cantik kami punya nama kedua yang menjadi panggilan wajib di keluarga Gowa, Bunda dan papa lebih senang memanggil kamu sayang Baby Putri. Nama yang sederhana tapi Indonesia banget. Awalnya Bunda mau beri nama yang ada khas Bugisnya, tapi karena keyakinan Bunda dan papa mengatur tentang kewajiban orang tua memberi nama yang baik dan ada unsur doanya untuk anaknya, maka kami pilih nama lengkap yang berarti Putri Pertama (pembuka) yang lebut hatinya.

Meski itu adalah nama Social Media Bunda  tapi bunda dan Papa sengaja memberikanmu dengan harapan kamu tumbuh  menjadi putri yang penuh dengan kelembutan. AMIIIIIN YRA

Senin, 29 Februari 2016

Kehamilan Minggu ke 40

Assalamu Alaikum wr. Wb. Baby boo kesayangan Bunda dan papa
Baik dan sehat selalu yah syg.

Skrg kehamilan Bunda sudah masuk 40 minggu. Sudah waktunya bunda melihat kamu sayang. Dari semalam (28/2) malam Bunda sudah merasakan kontraksi, tidur bunda tidak nyenyak yang berakibat pukul 4.20 dini hari keluar lendir bercampur darah.

Nyeri kontraksi sudah terasa sedikit demi sedikit tapi dengan  range waktu yang sangat jarang. Karena khawatir dengan darah dan lendir yang keluar, setelaha menungu papa mengurus upating di Barombong, akhirnya Bunda minta di antar ke Rumah Sakit Bersalin. Sesampai di Rumah sakit, dokter Fatma yang biasa menangani bunda sudah mau pulang, akhirnya bunda lsg diarahkan ke IGD sebelum akhirnya diarahkan ke lt.3 ruang bersalin untuk mengecek pembukaan. Akhirnya setelah cek dalam, sang suster mengatakan kalau baru pembukaan 1.

Tepat pukul 1 siang Bunda disuruh pulang dulu sama sang suster menunggu sakitnya datang semakin sering. Bunda sama papa akhirnya pulang dulu. Ba'da magrib, ketuban bunda akhirnya pecah.

Pukul 22.00 Bunda minta diantar papa ke Rs. Grestelina lagi karena takut air ketuban habis. Sempat ada drama selama kurang lebih 45 menitan karena mobil yang bunda dan papa naikin sempat tenggelam ban di tanah berlumpur di depan rumah. Namun berkat pertolongan dua orang bapak - bapak yang lewat di depan rumah, mobil berhasil di keluarkan dari jebakan lumpur.

Tepat pukul 11, bunda sampai di Rs.Grestelina dan langsung diperiksa dr. Deviana S.Pog. setelah di periksa ternyata ketuban Bunda sudah tidak banyak lagi. Dokter akhirnya menyarankan langsung opname. Setelah diantar oleh suster dari IGD menuju ruangan bersalin, pengecekan pembukaan dilakukan, masih bukaan 1.

Setelah menunggu sampai jam 12 malam dan tidak ada peningkatan pembukaan akhirnya Bunda di Induksi (infus obat perangsang) yang sakitnya sangat double - double. Bunda dan papa disuruh menunggu sampai pukul 3 dini hari untuk melihat perkembangan pembukaan. Namun hingga pukul 6 pagi? Bunda hanya naik ke pembukaan 2 dan air ketuban yang terus mengucur.

Pukul 7 pagi Bunda masuk kategori gawat janin karena detak jantung baby boo bunda sudah tidak stabil dan rasa sakit bunda juga sudah tidak terhankan. Keputusan terakhir akhirnya Bunda harus di Operasi Secar pukul 10.00

Tepat pukul 9.10 persetujuan operasi Bunda sudah disetujui papa. setelah berganti kostum operasi,  bunda akhirnya antri untuk di operasi berjejer dengan pasien yang lain dengan riwayat penyakit yang berbeda di ruang persiapan. Saat itu, Bunda menahan sakit yang sangat sakit karena obat induksi masih bereaksi.

Pukul 10.05 Bunda akhirnya masuk ruang operasi, langsung dibaringkan dan dikerumuni dokter. Awalnya saya risih karena harus membuka  semua busana dan dikelilingi para dokter yang kebanyakan cowok. Tapi mau gimana lagi, sudah seharusnya begitu.

Awalnya bunda di dudukkan di meja operasi, setelah itu langsung di minta tunduk sebentar dan dokter mencari letak titik bius bunda dibagian tulang belakang Bunda. Setelah kedua dokter ahli menemukannya, Bunda merasakan ada jarum suntik tertancap sebanyak dua kali. Sekitar 2 detik setelah itu, kaki bunda sontak kesemutan dan keram dimulai daei kaki kiri dan menjalar sampai pinggang. Setelah itu Bunda dibaringkan, ditutupi batasan dengan kain tebal dan dikerumuni dokter ahli bedah dan kandungan.

Bunda sudah tidak merasakan apa - apa mulai dari bagian pinggang kebawah. Pada bagian perut, Bunda merasakan dokter mengoleskan cairan dingin dengan kapas yang tampaknya juga obat bius karena setelah melekat di kulit perut mendadak saya merasakan seolah tidak punya perut seketika.

Bunda masih sadar 100% area perut ke atas, bunda bisa melihat di seberang kiri bunda juga ada orang lain yang sedang di operasi. Bunda bisa mendengar suara dokter dan percakapan mereka semuanya dari balik tirai yang membatasi perut dan kepala bunda.

Tepat pukul 10.22 pagi, untuk pertama kalinya Bunda mendengar suara tangisan kamu sayang. Rasa bahagia, haru bercampur jadi satu tatkala sang dokter mendekatkanmu pada bunda dan memberitahu kalau jenis kelamin kamu Perempuan sayang. Bunda bisa melihat kulit putih bersihmu dan suara tangismu yang menggelegar.

Bunda hanya bisa terseyumj sangat bahagia melihatmu telah melihat dunia pada akhirnya. Karena bagian perut bunda kebawah masih belum bunda rasakan karena pengaruh bius, di menit - menit terakhir bunda cuma mendengarkan gemerincing alat operasi dan suara dokter yang menjahit bekas operasi bunda. Bunda bersyukur melewati semuanya dan operasi berjalan lancar dengan kehadiranmu. Alhamdulillah

Setelah semua selesai, bunda akhirnya di baringkan di ruangan khusus. Disana bunda melihatmu terbaring di dalam inkubator. Sekali lagi, Bunda hanya bisa melihatmu dari jauh sayang tanpa bisa menyentuhmu karena setengah badan bunda masih dibawah pengaruh obat bius.

Pukul 11.30 kamu dibawa sama suster ketemu nenek ibu sama papa di ruang perawatan 306 sementara bunda masih harus menunggu higga pukul 4 sore sebelum bertemu denganmu. Bunda harus menunggu hingga pengaruh bius hilang perlahan. Pukul 2 siang pengaruh bius di kaki kanan sudah perlahan hilang, menunggu kaki kiri dan daerah perut.

Alhamdulillah pukul 4 sore akhirnya bunda sudah bisa memeluk dan menciummu sayang. Setelah dijemput papa dari ruang perawatan menuju ruang rawat inap. Meski rasa sakit masih sangat terasa tetapi bunda sanggup menetralisir semuanya setelah melihatmu sayang.

Syukur Bunda dan papa tidak terhingga.
Kakek dan nenek beserta keluarga besar juga sangat bahagia dengan kehadiranmu sayang.

Sehat - sehat selalu, panjang umur dan jadi anak sholehah bunda dan papa yang berbakti untuk Agama khususnya. Amiin YRA

Rs Grestelina, 1 Maret 2016

Kamis, 25 Februari 2016

Kehamilan Minggu ke 39

Assalamu Alaikum wr. Wb.

Alhamdulillah Minggu ini Kehamilan Bunda sudah memasuki minggu ke 39. Iti artinya, jika mengikuti schedule, penantian untuk bertemu sang buah hati tinggal menghitung hari.

Menurut beberapa artikel yang Bunda baca, usia kehamilan sangat beragam. Ada yang sudah mengalami persalinan di minggu 39 bahkan sampai di minggu 41 dengan berbagai gejala dan tanda persalinan yang berbeda - beda.

Minggu ini, Bunda sudah semakin sering mengalami kontraksi palsu yang bagi bunda yang masih pemula masih sangat takut kalau itu kontraksi asli. Bunda tidak tahu membedakan yang mana kontraksi asli dan mana kontraksi palsu, jadilah setiap kontraksi datang Bunda merasa tegang dàn khawatir kalau - kalau itu kontraksi asli.

Saat kontraksi itu datang, mendadak Bunda merasakan sakit dibagian tulang belakang, daerah perut bawah dan perut Bunda langsung mengeras. Bunda merasakan minggu ini pergerakan baby kesayangan Bunda semakin melambat di dalam perut, mungkin karena ruang yang semakin terasa sempit karena semakin membesarnya baby dalam perut Bunda.

Bunda merasakan kontraksi itu semakin kuat di hari Rabu (24/2) lalu. Kontraksi itu sangat kuat dan berlangsung kurang lebih 1 jam yang menyebabkan Bunda harus bolak balik toilet buang air kecil dan menahan mules yang berkepanjangan dan susah duduk di kursi kerja Bunda. Kontraksi Bunda rasakan lagi pada malam hari sesampai di rumah.

Hari berikutnya (25/2), Kontraksi semakin sering Bunda rasakan meski hanya dengan durasi yang sebentar saja. Akhirnya setelah berkoordinasi dengan Direktur Bunda, Bunda dibolehkan cuti per hari ini, Jumat (26/2).

Semalam lagi - lagi harus merasakan kontraksi yang berkepanjangan hingga akhirnya Bunda tertidur. Kira - kira Pada pukul 4.30 subuh hari, Bunda harus terbangun karena mulas kembali menyerang. Bunda mengira kalau mungkin Bunda akan mengalami persalinan segera, namun lagi - lagi hanya kontraksi Palsu. Rasa sakit yang Bunda rasakan persis dengan yang Bunda rasakan setiap mau menstruasi dulu.

Namun, Bunda sudah memutuskan akan ke Rumah Sakit saja jika tanda - tanda persalinan lainnya sudah muncul seperti yang Bunda baca di Internet yakni keluarnya lendir bercampur darah yang katanya merupakan tanda semakin dekatnya persalinan dan pecahnya ketuban. Bunda berharap waktu menunggu kehadiran baby kesayangan Bunda dan Papa tidak akan lama lagi. Dengan begitu, Bunda sudah tidak lama lagi akan berubah status dari calon Bunda menjadi Bunda.

Bunda dan papa selalu berharap baby kesayangan kamk Baik - baik selalu hingga lahir normal dan tidak ada kendala berarti. Amiiin YRA.

Makassar, 26 Feb 16
Salam Cinta Bunda & Papa

#LR

Minggu, 21 Februari 2016

Kehamilan 38 Minggu

Dear baby boo Bunda dan Papa...
Apa kabar kesayangan? Sehat selalu yah nak di perut Bunda.

Minggu ini, kehamilan Bunda sudah melewati 38 minggu dan sebentar lagi memasuki 39 minggu. Di kehamilan minggu ke 38 ini, beban Bunda semakin berat saja rasanya. Tidak jarang bunda merasakan sakit pinggang yang teramat sangat.

Bunda juga sudah mulai sering merasakan konraksi kecil - kecilan. Semakin sering buang air kecil karena kantong kemih Bunda semakin berasa tertekan. Meski begitu, Bunda masih masuk kerja sayang. Bunda merasa mash sanggup untuk beraktivitas di kantor, terlebih ada Papa yang selalu setia mengantar dan menjemput Bunda kemanapun Bunda pergi.

Bunda berharap kamu sehat - sehat selalu sayang yah di perut Bunda hingga tiba saatnya kamu melihat Dunia sayang. Bunda dan Papa sudah tidak sabar menunggu kehadiran kamu di kehidupan Bunda dan papa. Semoga persalinan Bunda kelak tidak menyulitkan Bunda sayang yah... amiin

Salam cinta Bunda dan Papa

Tombolo, 23 Feb 2016

Jumat, 12 Februari 2016

Kehamilan 37 Minggu

Dear baby sholehah Bunda dan papa....
Assalamu Alaikum wr. Wb sayang

Alhamdulillah minggu ini kehamilan Bunda sudah memasuki minggu ke 37. Itu artinya penantian Bunda dan papa tidak akan lama lagi. Minggu ini perut bunda semakin berat rasanya, pinggang semakin hari semakin berasa berat dan sakit, kaki juga kadang bengkak saat kecapean tapi kembali mengecil saat Bunda sudah istrahat.

Papa alhamdulillah sudah balik lagi sayang. Saat ini papa sudah sign off dari kapal untuk sementara karena permintaan Bunda. Bunda merasa lebih aman saat papa di samping Bunda, menemani Bunda kemana saja dan setia memenuhi segala keinginan Bunda.

Oia, tadi siang (Jumat,12/2), Bunda mengira kalau bunda sudah akan melahirkan kamu karena saat siang hari, bunda mendadak merasa ada rembesan cairan, tapi tanpa rasa nyeri. Karena panik, Bunda akhirnya meminta papa mengantar Bunda ke dokter sepulang sholat jumat.

Setelah menunggu dokter sangat lama, akhirnya antrian bunda dipanggil. Berat Bunda sudah 80.5 kg loh sayang. Bunda sudah over 20.5kg di minggu ke 37 dari berat awal 60kg.

Karena keterangan Bunda tentang adanya cairan, akhirnya dokter memeriksa air ketuban Bunda, katanya masih normal. Berat kamu sudah 2,6 kilo loh sayang dari cek trakhir bulan lalu masing 1,9kg.

Panjang badanmu saat ini sudah 30.74 cm dengan lingkar kepala dan perut serta detak jantung normal. Alhamdulillah. Oia, karena pak dokter takut cairan yang keluar itu adalah air ketuban, akhirnya pak dokter sarankan ke lt.3 untuk cek di ruang bersalin sama Ibu Bidan. Disana setelah di cek dengan kertas Lakmus, akhirnya bu bidannya bilang kalau itu bukan cairan air ketuban tetapi masih lendir biasa dan belum ada pembukaan yang menandakan akan adanya persalinan segera.

Karena masih memasuki minggu ke 37, itu berarti belum masuk di minggu persalinn sesuai prediksi dokter. Kata pak dokter, jika itu adalah air ketuban yang keluar di minggu ke 37, artinya Bunda harus operasi cesar, tapi alhamdulillah bukan.

Satu sisi Bunda bersyukur karena tidak harus cesar, disisi lain bunda juga hrs sedih karena belum bs melahirkan kamu sayang. Semoga kedepannya Bunda betul - betul merasakan kepastian yah sayang. Amiin

Baik - baik dan sehat selalu di perut Bunda yang sayang hingga tiba masa kamu melihat dunia.. insyaAlloh.

We Love you so Much
Salam Cinta Bunda dan Papa

Selasa, 02 Februari 2016

Kehamilan 36 Minggu

Assalamu Alaikum wr. Wb. Baby sholehah Bunda dalam perut. Baik - baik selalu yaaah sayang.

Memasuki kehamilan minggu ke 36, perasaan berat dibagian perut begitu terasa. Belum lagi perubahan bentuk perut yang semakin membulat dan mengkilat layaknya kepala botak.

Bunda begitu merasa sesak  rasanya, saat duduk, berbaring dan berat saat jalan. Meski banyak hal baru yang mendadak terjadi pada tubuh Bunda, alhamdulillah masih bisa menerimanya dengan ikhlas demi kehadiran buah cintanya Bunda dan papa.

Kaki Bunda kali ini bengkaknya sudah semakin parah, mulai dari tangan, lengan, paha sampai jari - jari kaki semakin mengembang dan mengkilat. Di bagian perut juga mulai terlihat strenchmark yang kata  yang sudah pengalaman, itu perlàhan akan memutih dan meninggalkan bekas dalam yang tidak mau hilang setelah melahirkan.

Minggu ini juga, bunda sering merasa gatal dibagian pangkal leher seiring dengan munculnya lingkaran hitam diseputar pangkal leher. Meskipun Bunda selalu membersihkan area leher, tapi entah kenapa  garis coklat tua itu tetap saja tertinggal dan tidak mau hilang. Semoga kedepannya segera hilang, Amiiin.

Oia, sekarang pergerakan kamu sudah mulai melambat sayang. Lambat sih iya, tapi lebih sering dan range waktunya terbilang lama. Kadang Bunda harus meringis saking lamanya.

Pinggang bunda juga sekarang semakin hari - semakin sering sakit sayang, terlebih saat duduk beberapa jam di kursi kerja Bunda. Meski bunda sudah mencoba jalan keluar masuk ruangan disela-sela kesibukan, akan tetapi masih saja terasa lelah, sakit dan bengkak. Hehe

Oia, hari ini papa mulai bertolak sayang dari pelabuhan Kumai ke daerah kalimantan selatan. Kata papa, ada batu bara yang harus di muat untuk kemudian dibawa ke Jawa. Bunda begitu khawatir karena bulan ini masih bulan ombak tinggi, yang mana 6 hari lagi tahun baru cina.7 Semoga papa selalu dalam lindunganNya dan pulang tanpa kurang apapun lg bertemu kita sayang yah. Amiiin

Kamu selalu sehat yang sayang hingga waktunya melihat dunia. Bunda dan papa menungumu dengan penuh cinta disini.

We love you baby sholehah Bunda dan Papa

Makassar, 2 Feb 2016
#LR

Minggu, 31 Januari 2016

Kehamilan 35 Minggu

Assalamu alaikum wr. Wb. Kesangan Bunda,

Apa kabar baby sholehah Bunda & papa? Sehat yaah sayang.

Minggu ini, bunda akhirnya berhasil merampungkan judul bakal skripsi Bunda loh sayang. Itu artinya sebentar lagi Bunda sudah harus seminar Judul.

Kehamilan 35 minggu tidak lantas membuat bunda harus menyerah. Meskipun kamu semakin berat di perut Bunda, tapi insyaAlloh semua akan dimudahkan sayang. Beruntung di awal minggu ini masih ada papa yang menemani kemanapun bunda pergi.

Untungnya lagi, bunda bisa melakukan semua ini tidak sendiri, kebetulan Bunda join judul dengan seorang lagi teman Bunda, namanya Jonser karena Bunda memilih skripsi dengan melibatkan sistem sebagai komponen didalamnya, jadi bisa dua orang.

Oia, papa minggu ini memang menemani bunda akan tetapi hanya sampai hari Jumat. Hari sabtu, bunda kembali harus di tinggalkan papa ke perantauan karena harus menjalankan kewajiban sayang. Papa harus turun ke laut lagi di tanggal 30 Januari. Bunda kembali harus memesankan pesawat dr Makassar ke Pagkalan Bun dengan 3 kalk transit (Kota Baru-Banjarmasin-Sampit).

Kalau biasanya papa berangkat sendiri atau ber dua, kali ini papa bertiga dengan kapten dan KKM (Orang Mesin di kapal) sayang. Karena tiket jam 6 subuh, jadinya Bunda harus mengantar papa jam 4 subuh ke Bandara dan lanjut ke kantor setelah dari Bandara dan ambil motor di rumah.

Akhirnya bunda harus kembali berkendara sendiri. Meski kadang semakin sakit dibagian perut bawah saat berkendara, tapi tidak apa sayang, bunda akan selalu hati - hati koq insyaAlloh.

Minggu ini bunda kembali ke dokter, tujuan utama adalah mengurus segala sesuatu yang mungkin saja bakalan diperlukan saat persalinan nanti. Jadi bunda memulai dari dokter praktek yang ditunjuk di BPJS bunda. Namanya dr.Jani, disana bunda harus minta rujukan ke rumah sakit grestelina untuk persiapan tempat persalinan kelak. Karena dokternyà buka praktek malam, jadi bunda ke sana pada malam hari bareng papa.

Besoknya bunda langsung di ambilkan antrian di bpjs RS. Grestelina sama papa, meski sempat kesannya di persulit petugas BPJS, tapi semua bisa dilalui. Bunda akhirnya mendapat nomor antrian  no.5 di dokter Fatma di jam 11.30 siang... dari sana, dokter memeriksa bunda dengan cermat.

Kamu katanya sehat sayang, berat bunda sudah 78 kg, sementara kamu 2kg. Kata bu dokter, kamu diprediksi lahir normàl dengan berat sekitar 3kg. Bunda dikasi surat keterangan sama bu dokternya untuk keperluan pengurusan BPJS kamu sayang kelak jika lahir selamat isnyaAlloh.

Bu dokter juga memberikan surat rujukan persalinan di grestelina alhamdulillah serta surat keterangan istrahat selama 2 hari karena takut bunda kecapean.

Oia, perut bunda semakin beraaat, susah bernafas, susah mendapat posisi tidur yang nyaman dan kaki semakin bengkak saja. Tapi tidak apa sayang, semua pasti bisa bunda lalui semua meski papa kembali harus jauh dari bunda karena kewajiban.

Saling mendoakan dan saling menguatkan sayang yah.. sehat selalu di perut Bunda. Tidak akan lama lagi Allah akan mempertemukan kita di dunia sayang. Amiiin

Salam cinta bunda & Pap
#LR
Makassar, 31 Januari 2016

Senin, 18 Januari 2016

Kehamilan minggu 32-34

Assalamu Alaikum wr. Wb. Baby sholehah Bunda. Apa kabar sayang? Sehat selalu yah....

Maafkan Bunda yang baru menyempatkan diri menulis lagi tentang perkembangan kehamilan Bunda.

Minggu ini kehamilan bunda sudah memasuki minggu ke 34 sayang. Bunda sangat sibuk akhir - akhir ini sehingga Bunda benar-benar tidak sempat menulis. Mulai dari kakek polisi yang mendadak terkena stroke ringan dimalam ke 2 tahun Baru kemaren.

Lanjut lagi dengan tugas kantor yang membludak di awal tahun. Ditambah tugas rumah plus bunda harus bolak - balik ke Rs.Bhayangkara bawa makanan, jenguk dan urut kakek dalam rangka proses penyembuhan kakek.

Kakek dirawat selama seminggu di rumah sakit, ini menyebabkan papa yang baru tiga minggu berlayar harus turun kembali.

Alhamdulillah saat ini kakek sudah di rumah, meski belum banyak perubahan tapi setidaknya kakek sudah segar perasaannya karena harus meninggalkan rumah sakit pada akhirnya.

Banyak hal yang Bunda alami dan lalui sayang. Alhamdulillah kamu tidak sangat rewel jadi Bunda kuat menghadapi semuanya.

Kuliah Bunda juga sudah rampung semua, sisa pengajuan judul untuk tugas skripsi Bunda sayang. Tanggal 8 januari, papa datang sayang karena memenuhi panggilan nenek karena kakek sakit strok ringan.

Alhamdulillah bunda tidak terlalu kesulitan kemana - manq karena papa selalu siaga mengantar jemput dan menunggu Bunda.

Salah satu perubahan paling berpengaruh yang bunda rasakan saat ini yaitu semakin sulitnya Bunda bernafas. Itu bunda rasakan karena semakin berat perut bunda seiring dengan semakin bertambahnya berat kamu sayang.

Periksa 18 januari kemarin, berat Bunda sudah 75kg loh sayang. Kata dokter berat kamu sudah 1,9 kg. Meskipun ibu dokter berkata bahwa itu masih kurang untuk usia bayi 34 minggu, tapi bersyukur berat kamu tidak dibawah batas normal berat bayi. Tekanan darah Bunda saat di tensi capai 120/70, dan itu katanya normal.

Selain perubahan - perubahan itu, Bunda juga mengalami pembengkakan di kaki yang kadang menjalar sampai ke betis dan tangab Bunda jika kecapean. Beruntung alhamdulillah saat rasa lelahnya sedikir berkurang, perlahan hilang namun bisa kembali lagi jika kecapean lagi... tp sejauh ini, semua berjalab normal dan baik.

Kamu juga Baik2 selalu yah... miss U

Salam Cinta Bunda dan Papa
#LR

Makassar 2016

Jumat, 01 Januari 2016

Kehamilan minggu ke 30 & 31

Tidak terasa, minggu ini sudah masuk minggu ke 31 kehamilan. Semakin hari perubahan bentuk badan Bunda semakin kelihatan. Semakin gemuk saja, begitu kata teman bunda waktu ketemu dua hari lalu di kantor. Hehe

Baby kesayang Bunda dan papa gimana kabarnya sayang? Sehat selalu yah.... amiiin

Bunda semakin hari semakin merasakan beratmu bertambah, serta pergerakan yang semakin intens. Mungkin karena ruang gerak kamu yang sudah semakin sempit saja yah sayang. ^_^

Kabar Papa alhamdulillah sehat, saat ini papa masih di Kalimantan sayang. Tidak terasa sudah 21 hari papa jauh dari Bunda. Sebagai seorang istri, bunda tiap waktu kangen dengan papa dan begitu pula papa sebaliknya. Tapi alhamdulillah papa dan Bunda selalu komunikasi tiap hari sayang. Jadi setidaknya kangennya Bunda dan papa lebih terobati.

Minggu ini, Bunda sudah menyiapkan segala perlengkapan untuk Bunda bawa nantinya di Rumah Sakit saat persalinan insyaAllah. Bunda sudah harus menyiapkan jauh - jauh hari supaya nantinya tidak kelabakan saat tiba masanya bunda harus ke rumah sakit.

Meski begitu, masih tetap saja ada beberapa perlengkapan yang belum Bunda siapkan juga sih, semoga Bunda bisa penuhi segera yaah sayang. Amiiin

Oia, Bunda sudah mulai merasa deg degan saat mengingat gimana nanti proses Bunda melahirkan kamu sayang. Hanya Alloh yang tahu semuanya. Bunda dan papa hanya bisa berdoa yang terbaik untuk qt semua. Meskipun setiap habis sholat, bunda dan papa berdoa memohon keselamatan dan panjang umur namun jika Allah berkehendak lain, Wallahu alam.

Tapi apapun itu, Kita harus selalu sehat sayang yah. Kamu, Papa dan Bunda. AMIIIN

Makassar, 1 Jan 2016
#LR

Rabu, 16 Desember 2015

Kehamilan minggu ke 29

Assalamu Alaikum wr. Wb.
Apa kabar Baby Sholehah Bunda, apa kabar syg? Sehat selalu yaah....

Alhamdulillah di minggu ini baby girl sesuai prediksi Ibu dokter  sudah memasuki mingu ke 29. Di minggu ini Bunda merasa sehat - sehat selalu.

Bengkak di kaki bunda juga masih dalam batas kewajaran alias sederhana meski beberapa alas kaki bunda merasa kekecilan jadinya Bunda ke kantor kadang pakai sendal aja, nanti di kantor baru di ganti.

Awal Minggu ini Bunda ditemani papa selalu kemana - mana. Ke kampus, ke kantor, belanja, makan pisang epe' di Pantai Losari dan lain - lain. Karena orang hamil identik dengan perubahan emosi yang tidak stabil, Bunda kadang moodnya berubah - berubah dan papa jadi sasaran. Beruntung Papa alhamdulillah sabar selalu menghadapi Bunda.

Kadang papa terbangun tengan malam buat mijit kaki dan betis Bunda yang kadang - kadang keram, atau papa mencuci semua pakaian Bunda yang tidak sempat Bunda cuci sendiri. Hanya saja, karena tugas dan kewajiban, papa akhirnya harus kembali lagi turun ke laut sayang. Kemarin (16-12-15) Bunda harus mengantar papa ke  Bandara untuk bertolak ke Kumai juga ada Uncle (Adek kedua Bunda) harus ke Balikpapan juga.

Untuk perubahan yang Bunda rasakan, memang minggu ini Bunda sudah merasa semakin lelah dan berat dibagian perut Bunda, tapi tidak menjadi masalah. Bunda kebanyakan harus tidur cepat. Tiap tidur, bunda tidak terlalu merasa susah seperti kebanyakan orang rasakan. Bunda merasa seperti biasa aja dan tidur dengan nyenyak selalu. Alhamdulillah

Meski hari ini Bunda harus flu karena terkena hujan di tengah kemacetan kemarin sore saat pulang dari kantor, bunda alhamdulillah bisa beraktivitas seperti biasa di kantor. Kepalanya memang rada berat sat bangun pagi tadi tapi alhamdulillah masih bisa bunda atasi sayang...

Oia, Hari ini Bunda dapat rejeki berupa pakaian dari salah satu Ibu direksi di kantor Bunda. Pakaianya lucu - lucu loh... Alhamdulillah yaah sayang. Rejeki anak sholehah Bunda..

Baik - baik terus yaah di Perut Bunda hingga tiba waktunya melihat dunia sayang yah... jadi gadis sholehah Bunda insyaalloh. Amiiin.