Tampilkan postingan dengan label makassar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label makassar. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Februari 2016

Kehamilan 36 Minggu

Assalamu Alaikum wr. Wb. Baby sholehah Bunda dalam perut. Baik - baik selalu yaaah sayang.

Memasuki kehamilan minggu ke 36, perasaan berat dibagian perut begitu terasa. Belum lagi perubahan bentuk perut yang semakin membulat dan mengkilat layaknya kepala botak.

Bunda begitu merasa sesak  rasanya, saat duduk, berbaring dan berat saat jalan. Meski banyak hal baru yang mendadak terjadi pada tubuh Bunda, alhamdulillah masih bisa menerimanya dengan ikhlas demi kehadiran buah cintanya Bunda dan papa.

Kaki Bunda kali ini bengkaknya sudah semakin parah, mulai dari tangan, lengan, paha sampai jari - jari kaki semakin mengembang dan mengkilat. Di bagian perut juga mulai terlihat strenchmark yang kata  yang sudah pengalaman, itu perlàhan akan memutih dan meninggalkan bekas dalam yang tidak mau hilang setelah melahirkan.

Minggu ini juga, bunda sering merasa gatal dibagian pangkal leher seiring dengan munculnya lingkaran hitam diseputar pangkal leher. Meskipun Bunda selalu membersihkan area leher, tapi entah kenapa  garis coklat tua itu tetap saja tertinggal dan tidak mau hilang. Semoga kedepannya segera hilang, Amiiin.

Oia, sekarang pergerakan kamu sudah mulai melambat sayang. Lambat sih iya, tapi lebih sering dan range waktunya terbilang lama. Kadang Bunda harus meringis saking lamanya.

Pinggang bunda juga sekarang semakin hari - semakin sering sakit sayang, terlebih saat duduk beberapa jam di kursi kerja Bunda. Meski bunda sudah mencoba jalan keluar masuk ruangan disela-sela kesibukan, akan tetapi masih saja terasa lelah, sakit dan bengkak. Hehe

Oia, hari ini papa mulai bertolak sayang dari pelabuhan Kumai ke daerah kalimantan selatan. Kata papa, ada batu bara yang harus di muat untuk kemudian dibawa ke Jawa. Bunda begitu khawatir karena bulan ini masih bulan ombak tinggi, yang mana 6 hari lagi tahun baru cina.7 Semoga papa selalu dalam lindunganNya dan pulang tanpa kurang apapun lg bertemu kita sayang yah. Amiiin

Kamu selalu sehat yang sayang hingga waktunya melihat dunia. Bunda dan papa menungumu dengan penuh cinta disini.

We love you baby sholehah Bunda dan Papa

Makassar, 2 Feb 2016
#LR

Minggu, 31 Januari 2016

Kehamilan 35 Minggu

Assalamu alaikum wr. Wb. Kesangan Bunda,

Apa kabar baby sholehah Bunda & papa? Sehat yaah sayang.

Minggu ini, bunda akhirnya berhasil merampungkan judul bakal skripsi Bunda loh sayang. Itu artinya sebentar lagi Bunda sudah harus seminar Judul.

Kehamilan 35 minggu tidak lantas membuat bunda harus menyerah. Meskipun kamu semakin berat di perut Bunda, tapi insyaAlloh semua akan dimudahkan sayang. Beruntung di awal minggu ini masih ada papa yang menemani kemanapun bunda pergi.

Untungnya lagi, bunda bisa melakukan semua ini tidak sendiri, kebetulan Bunda join judul dengan seorang lagi teman Bunda, namanya Jonser karena Bunda memilih skripsi dengan melibatkan sistem sebagai komponen didalamnya, jadi bisa dua orang.

Oia, papa minggu ini memang menemani bunda akan tetapi hanya sampai hari Jumat. Hari sabtu, bunda kembali harus di tinggalkan papa ke perantauan karena harus menjalankan kewajiban sayang. Papa harus turun ke laut lagi di tanggal 30 Januari. Bunda kembali harus memesankan pesawat dr Makassar ke Pagkalan Bun dengan 3 kalk transit (Kota Baru-Banjarmasin-Sampit).

Kalau biasanya papa berangkat sendiri atau ber dua, kali ini papa bertiga dengan kapten dan KKM (Orang Mesin di kapal) sayang. Karena tiket jam 6 subuh, jadinya Bunda harus mengantar papa jam 4 subuh ke Bandara dan lanjut ke kantor setelah dari Bandara dan ambil motor di rumah.

Akhirnya bunda harus kembali berkendara sendiri. Meski kadang semakin sakit dibagian perut bawah saat berkendara, tapi tidak apa sayang, bunda akan selalu hati - hati koq insyaAlloh.

Minggu ini bunda kembali ke dokter, tujuan utama adalah mengurus segala sesuatu yang mungkin saja bakalan diperlukan saat persalinan nanti. Jadi bunda memulai dari dokter praktek yang ditunjuk di BPJS bunda. Namanya dr.Jani, disana bunda harus minta rujukan ke rumah sakit grestelina untuk persiapan tempat persalinan kelak. Karena dokternyà buka praktek malam, jadi bunda ke sana pada malam hari bareng papa.

Besoknya bunda langsung di ambilkan antrian di bpjs RS. Grestelina sama papa, meski sempat kesannya di persulit petugas BPJS, tapi semua bisa dilalui. Bunda akhirnya mendapat nomor antrian  no.5 di dokter Fatma di jam 11.30 siang... dari sana, dokter memeriksa bunda dengan cermat.

Kamu katanya sehat sayang, berat bunda sudah 78 kg, sementara kamu 2kg. Kata bu dokter, kamu diprediksi lahir normàl dengan berat sekitar 3kg. Bunda dikasi surat keterangan sama bu dokternya untuk keperluan pengurusan BPJS kamu sayang kelak jika lahir selamat isnyaAlloh.

Bu dokter juga memberikan surat rujukan persalinan di grestelina alhamdulillah serta surat keterangan istrahat selama 2 hari karena takut bunda kecapean.

Oia, perut bunda semakin beraaat, susah bernafas, susah mendapat posisi tidur yang nyaman dan kaki semakin bengkak saja. Tapi tidak apa sayang, semua pasti bisa bunda lalui semua meski papa kembali harus jauh dari bunda karena kewajiban.

Saling mendoakan dan saling menguatkan sayang yah.. sehat selalu di perut Bunda. Tidak akan lama lagi Allah akan mempertemukan kita di dunia sayang. Amiiin

Salam cinta bunda & Pap
#LR
Makassar, 31 Januari 2016

Senin, 18 Januari 2016

Kehamilan minggu 32-34

Assalamu Alaikum wr. Wb. Baby sholehah Bunda. Apa kabar sayang? Sehat selalu yah....

Maafkan Bunda yang baru menyempatkan diri menulis lagi tentang perkembangan kehamilan Bunda.

Minggu ini kehamilan bunda sudah memasuki minggu ke 34 sayang. Bunda sangat sibuk akhir - akhir ini sehingga Bunda benar-benar tidak sempat menulis. Mulai dari kakek polisi yang mendadak terkena stroke ringan dimalam ke 2 tahun Baru kemaren.

Lanjut lagi dengan tugas kantor yang membludak di awal tahun. Ditambah tugas rumah plus bunda harus bolak - balik ke Rs.Bhayangkara bawa makanan, jenguk dan urut kakek dalam rangka proses penyembuhan kakek.

Kakek dirawat selama seminggu di rumah sakit, ini menyebabkan papa yang baru tiga minggu berlayar harus turun kembali.

Alhamdulillah saat ini kakek sudah di rumah, meski belum banyak perubahan tapi setidaknya kakek sudah segar perasaannya karena harus meninggalkan rumah sakit pada akhirnya.

Banyak hal yang Bunda alami dan lalui sayang. Alhamdulillah kamu tidak sangat rewel jadi Bunda kuat menghadapi semuanya.

Kuliah Bunda juga sudah rampung semua, sisa pengajuan judul untuk tugas skripsi Bunda sayang. Tanggal 8 januari, papa datang sayang karena memenuhi panggilan nenek karena kakek sakit strok ringan.

Alhamdulillah bunda tidak terlalu kesulitan kemana - manq karena papa selalu siaga mengantar jemput dan menunggu Bunda.

Salah satu perubahan paling berpengaruh yang bunda rasakan saat ini yaitu semakin sulitnya Bunda bernafas. Itu bunda rasakan karena semakin berat perut bunda seiring dengan semakin bertambahnya berat kamu sayang.

Periksa 18 januari kemarin, berat Bunda sudah 75kg loh sayang. Kata dokter berat kamu sudah 1,9 kg. Meskipun ibu dokter berkata bahwa itu masih kurang untuk usia bayi 34 minggu, tapi bersyukur berat kamu tidak dibawah batas normal berat bayi. Tekanan darah Bunda saat di tensi capai 120/70, dan itu katanya normal.

Selain perubahan - perubahan itu, Bunda juga mengalami pembengkakan di kaki yang kadang menjalar sampai ke betis dan tangab Bunda jika kecapean. Beruntung alhamdulillah saat rasa lelahnya sedikir berkurang, perlahan hilang namun bisa kembali lagi jika kecapean lagi... tp sejauh ini, semua berjalab normal dan baik.

Kamu juga Baik2 selalu yah... miss U

Salam Cinta Bunda dan Papa
#LR

Makassar 2016

Selasa, 01 Desember 2015

Kehamilan 27 Minggu

Assalamu Alaikum wr. Wb Malaikat kecil Bunda dan Papa, Apa kabar sayang? InsyaAlloh baik - baik selalu yaaah....

Setelah sempat absen di minggu ke 26 menulis tentang perkembangan kamu dalam perut BUnda karena kesibukan, akhirnya bunda bisa menulis lagi malam ini.

Bukannya bunda tidak punya waktu untuk mwmberi kabar perkembanganmu sayang, tetapi lebih kepada semakin padatnya kegiatan Bunda dan semakin bertambahnya jenis pekerjaan ditambah batas deadline sudah dekat.

Bunda di kampus semakin banyak tugas mendekati ujian Akhir semester 3 minggu lagi. Di KAntor, selain akhir tahun, di kantor juga ada bangak kegiatan yang harus Bunda ikuti yakni kepanitiaan HUT kantor Bunda yang kebetulan BUnda jadi salah satu Panitia seksi pendanaan. Di rumah, Bunda juga tiap selesai sholat subuh sudah harus beres - beres rumah, mencuci,masak dan lain sebagainya.

Selain semua diatas, Bunda juga kembali menambah aktivitas harian, yaitu kursus menjahit. Bunda memepersiapkan diri untuk menghadapi masa cuti melahirkan bunda selama 3 bulan nantinya.

Oia, Bunda sudah mulai membelikan beberapa perlengkapan buat kami sayang, hanya saja karena bunda belum tahu pasti jenis kelamin kamu, jadi Bunda masih memilih warna - warna netral. Bunda sudah belikan buat persiapan bunda melahirkan juga. Alhamdulillah. Bunda sudah harus mulai mencicil pakaian2 buat kamu agar nantinya tidak menumpuk belinya.

Oia, Papa sekarang ini lagi sama Bunda. Selasa minggu lalu Papa pulang dulu. Kebetulan papa kapalnya sandar di Kalimantan menunggu muatan  setelah perjalanan panjang dari Sumatera. Bunda senaaaang sekali ada papa. Tiap hari ada yang antar Bunda, jadi Bunda tidak harus mengendarai motor kesana kemari lagi untuk saat ini.

Karena Papa datang itulan, Bunda akhirnya menyempatkan diri ke kampung Bunda ketemu nenek Ummi dan Kakek mumpung papa ada dan bisa sama - sama berkunjung ke tanah kelahiran Bunda, hanya sayang disana masih musim kemarau jadi kasihan kakek yang harus terua kerja keras menyiram tanaman karena kemarau panjang belum juga usai. Tidak seperti di Makassar yang sudah mulai turun hujan.

Pergerakanmu Akhir - Akhir ini bunda Rasakan kadang aktiv, kadang diam. Tp insyaAlloh semua baik - baik aja yang sayang. Jadilah selalu kebanggaan Bunda dan papa... AMIiiiiin

Makassar, 2 Desember 2015
#LR

Kamis, 29 Oktober 2015

Bunda kecelakaan

Assalamu Alaikum malaikat kecil Bunda dan papa. Apa kabar sayang? Semoga selalu sehat dalam lindungan Allah yaah sayang.

Sebelumnya Bunda minta maaf sayang yah... Kemarin karena kelalaian Bunda, kamu harus ikutan terseret di aspal bareng bunda gara - gara disalib pengendara lain saat perjalanan ke kantor.

Bunda ingat betul, kemarin Rabu 28 Oktober 2015 yang berterpatan dengan hari sumpah pemuda bunda harus dibawa Bapak kakek ke IGD Rumah Sakit Grestelina Makassar. Beruntung saat Bunda jatuh, ada orang baik yang menolong Bunda. Mulai dari yang memberikan air minum, membawakan kursi sampai yang membawakan dan membantu mengolesi minya gosok ke luka Bunda.

Yang Bunda sayangkan adalah pengendara yang menyalib Bunda tidak berenti sedikitpun bahkan melihat pun tidak. Tapi tidak apa, Bunda ikhlasa koq sayang. Dampaknya adalah Bunda terpaksa harus absen dari kantor sudah dua hari ini.

Di rumah sakit, selain Bapak Kakek, juga ada Nenek Ibu yang datang menggantikan Bapak Kakek jaga Bunda di IGD. Untuk pertama kalinya Bunda masuk IGD dan di dorongnpake kursi roda. Luka di Lutut Bunda lumayan parah, tapi hal yang paling membuat Bunda khawatir adalah keadaan kamu sayang.

Bunda sangat khawatir, terlebih saat setelag jatuh lama sekali baru bunda merasakan ada pergerakan kamu sayang di perut Bunda.

Bunda harus menunggu sampai pukuk 12 siang sampai akhirnya bisa bertemu dokter kandungan. Dokter Emilda, Sp.OG. Demikian nama dokter yang memeriksa Bunda.

Disana, Bunda di timbang berat badan. Berat Bunda 67,8kg dilanjutkan dengan USG. Kekhawatiran Bunda akhirnya hilang saat mulai USG. Bunda begitu bersyukur sekali saat melihat kamu kelihatan bergerak dengan sangat aktiv di perut. Nampak juga senyum nenek Ibu saat dokter menjelaskan letak mata, kaki dan menghitung jumlah jari.

Hanya satu hal yang tergolong lambat, yakni posisi kepala kamu sayang yang masih berada paga bian atas perut Bunda. Semoga setelah masuk minggu ke 23 nanti, kamu sudah berbalik sayang yah agar proses lahirmu nanti normal.

Kata nenek Ibu, papa dulu juga saat lahir posisinya sungsang alias kepala lahir belakangan, tapi bunda selalu berdoa dengan sangat untuk tidak mengikutinya alias kamu terlahir normal sayang. amiiiiin

Kata dokter, minggu ke 21 atau masuk bulan ke 6 ini, berat kamu sudah 515 gr. Panjangnya belum Bisa di deteksi dikarenakan kamu begitu aktiv sayang. Untuk jenis kelamin, kata  Ibu dokternya kemungkinan awal kamu cewek sayang alias calon anak sholehah Bunda. Apapun jenis kelamin kamu kelak, Bunda hanya bisa bersyukur dan berharap kamubdan Bunda sehat selalu yah nak.

Bunda yakin, kamu adalah anak yang kuat, tegar, penyabar, sholehah dan Mandiri. AMiiiin.

Oia, kabar papa alhamdulillah baik sayang di sumatera sana. Hanya saja, Bunda tidak memberi tahu papa mengenai insiden yang menimpa Bunda karena Bunda takut papa khawatir. Nenek Ummi di kampung sudah Bunda beritahu, semula semua penen datang jenguk Bunda tapi sekuat tenaga Bunda berusaha meyakinkan kalau Bunda baik-baik saja.

Tadi pagi saat Bunda terbangun, Bunda merasa seluruh persendian sakit sekali, lebam sudah nampak dimana-mana, luka bunda mulai mengering karena jell dari dokter. Bunda merasa sakit banget dibagian kedua lutut, leher belakang, kedua lengan dan paha serta sekitar paha Bunda. Saat Bunda sholat, Bunda harus menahan sakit bahkan air mata bunda  keluar saking sakitnya.

Mungkin itu dulu yang bisa Bunda tulis hari ini sayang, Bunda sudah harus istrahat karena Bunda berencana kalau sudah tidak ada halangan besok masuk ke kantor.

Minggu, 25 Oktober 2015

Malaikat kecil kami ikutan On Air

Assalamu Alaikum malaikat kecil Bunda dan papa...!!! Apa kabar sayang? Semoga selalu dalam lindungan Allah. Amiiin

Oia, banyak hal yang pengen Bunda sharing malam ini. Mulai dari Mengenai apa yang Bunda rasakan, bagaimana aktivnya kamu, hingga kegiatan Bunda yang semakin hari semakin banyak saja. Bunda jadi bingung mau memulai dari mana....^_^

Kondisi Bunda
Alhamdulillah kondisi badan Bunda semakin hari semakin bugar saja rasanya. Meski semakin banyak kegiatan akhir - akhir ini dan bagitu banyak yang harus bunda pikirkan, alhamdulillah Bunda bisa menjalani semuanya dengan lancar hingga saat ini.

Kegiatan Bunda seperti biasa dari hari Senin hingga Jumat dan kadang Sabtu pagi adalah kegiatan rutin yang tidak bisa Bunda hindari. Rumah - Kantor, begitulah keseharian Bunda dari pagi hingga pukul 5 sore bahkan kadang lewat. Berhubung kegiatan menuntut banyak keluar kantor, alhamdulillah Bunda masih kuat berkendara kesana - kemari demi kewajiban.

Selain itu, aktivitas lain Bunda di Hari Sabtu dan Ahad adalah Kuliah. Bunda tidak pernah keberatan untuk selalu hadir mengikuti Perkuliahan dan berkendara dari rumah di Gowa ke kampus Bunda di Perintis Kemerdekaan. Kadang, saat harus masuk kantor di Hari  Sabtu, bunda terpaksa harus memacu kendaraan dari arah kantor di veteran ke perintis kemerdekaan.

Bagi Bunda, kehamilan yang sudah masuk minggu ke 21, atau 6 bulan yang semaki  hari semakin berat, bukanlah halangan untuk bermalas - malasan. Disamping itu semua, sebagai ibu rumah tangga, bunda juga punya pekerjaan rumah dan pekerjaan dapur yang tidak boleh ditinggalkan serta tugas - tugas lain yang mengharuskan Bunda untuk mengorbankan waktu istrahat sesekali.

Meski begitu, komunikasi Bunda dan papa juga tidak boleh putus serta hobby nonton Bunda juga harus tetap jalan. Jadi, inti dari semuanya adalah Manajemen waktu yang dikontrol dan dilaksanakan oleh diri sendiri.

Tapi bagaimanapun kuatnya tubuh, tetap memerlukan waktu istrahat. Itulah yang mendasari Bunda untuk memilih istrahat di Sabtu pagi kemarin di rumah dan lanjut kuliah di jam 1 siang sesuai jadual. Selain istrahat di pagi hari, kuliah di siang sampai sore hari, Bunda juga harus menghadiri Talkshow Iklan salah satu Usaha tempat kerja Bunda di Delta FM.

Berhubung Talkshow Bunda dimulai pukul 4 sore, sedangkan bunda selesai kuliah 3.45 sore, terpaksa bunda harus memacu kendaraan diatas 60KM/jam, maafin Bunda yah sayang, jika papa tahu, pasti sangat khawatir tentang ini.

Untuk kondisi Bunda memasuki minggu ke 21 atau masuk 6 bulan ini, Bunda mulai merasakan sering keram pada kaki, sakit pada pinggang dan desakan yang semakin kuat di perut. Tingkat pergerakan kamu dan daya gerak yang kuat dalam perut Bunda juga kadang membuat kaget. Meski semakin sering, Bunda sudah mulai terbiasa.

Rambut di kepala Bunda terasa semakin lembut akhir - akhir ini, juga ada sedikit perubahan lain pada bagian lain di tubuh Bunda, tp menurut berbagai informasi yang BUnda baca dan dengar, itu sangat normal. Oia, mengenai kabar papa, beliau sehat dan sampai saat ini papa masih betah di Sumatera sana menunggu keputusan kapan kapal papa akan bergerak menuju Kalimantan.

Besok kembali adalah Senin, itu berarti Bunda sudah harua istrahat untuk persiapan cas fisik dan tenaga sebelum kembali berjuang di kantor.

Makassar, 25 Oktober 2015

Salam Cinta Kami
Bunda & Papa

Sabtu, 26 September 2015

Kehamilan Minggu ke 16

Assamu Alaikum wr. Wb malaikan Bunda dan Papa.
Apa kabar sayang?

Semoga kamu selalu sehat yah sayang. Amiiiin. Minggu ini adalah minggi terakhir di kehamilan 4 bulan Bunda.

Perubahan di perut Bunda semakin terlihat saja. Tidak hanya perubahan di bagian perut, rasa lelah juga sudah semakin Bunda Rasakan.

Minggu ini, bertepatan dengan Idul Adha 1436H atau 2015 Masehi yang jatuh pada hari Kamis, 24 September 2015. Bunda cuma bisa ngucapin Selamat Idul Adha yah sayang:*.

Biasanya saat hari raya tiba dan tidak halangan, Bunda merayakannya di kampung buda yaitu bersama Nenek Ummi. Tapi berhubung kondisi Bunda yang tidak memungkinkan dan papa juga tidak bersama Bunda, jadilah Bunda hanya di Makassar aja bareng Nenek Ibu.

Kabar papa baik - baik saja sayang. Semalam papa nelpon bunda sampai tertidur. Kata papa, dia lebaran di kapal aja bareng teman - temannya. Papa bilang, kalau tidak ada aral melintang, papa akan ke Balikpapan daro Riau.

Oia, kabut asap yang menyelimuti papa karena kebakaran hutan di kalimatan dan Sumatera awalnya sudah menipis, tapi sekarang kembali menebal lagi. Doakan papa baik - baik saja yah sayang.

Kembali ke kondisi Bunda, minggu ini Bunda mengalami perubahan yang cukup membuat Bunda harus bolak balik toilet. Selain keseringan buang air kecil, bunda juga terserang diare yang sudah berjalan sela lima hari. Mungkin bunda kecapean dan pola makan bunda kurang teratur. Maafkan bunda yah sayang.

Selama beberapa hari ini memang bunda kebanyakan konsumsi daging.
Mungkin karena lagi musim lebaran idul qurban dan juga dapat jatah makan gratis di rumah makan steak perusahaan Bunda bekerja.

Oia, meski demikian, bunda tetap berusaha menjadi yang terbaik deh demi kamu sayang. Sehat - sehat selalu di peut Bunda yah sayang.

Insyaallah Bunda akan menjaga kamu selalu sekuat Bunda yah sayang. Doakan Bunda menjadi kuat selalu meski papa jauh.

We miss U sayang.

Salam cinta
Bunda dan Papa

Senin, 31 Agustus 2015

Kehamilan Minggu ke 14 Awal

Assalamu Alaikum wr. Wb.

Apa kabar baby kesayangan bunda di dalam sana? Bunda harap selalu sehat yah sayang. Amiiin

Tiada hentinya bunda menyapa kamu. Bunda pastinya tidak akan melewatkan waktu untun menyapamu sayang. Karena kamu adalah mahluk kecil yang berada dalam rahim bunda yang Alloh amanahkan kepada Bunda dan papa.

Hari ini bunda akhirnya memenuhi janji bunda sayang untuk memeriksakan kandungan bunda ke dokter. Pulang kantor tadi sore, bunda langsung singgah di Rumah Sakit Grestelina, Hertasning.

Berhubung dokternya yang cewek masuknya jam 7 malam dan bunda mendapat nomor antrian 19 yang berarti bunda haus menunggu hingga jam 9 malam, jadilah Bunda memajukan jam periksa ke dokter yang praktek jam 2 hingga 6 sore yang tidak lain adalah seorang laki - laki.

Awalnya bunda merasa risih karena baru pertama kali ini bunda akan periksa kandungan oleh dokter laki - laki. Namanya Dokter Trika, beliau juga salah seoranf dokter spesialis kandungan di grestelina. Bunda antri hingga pukul 18.15 menit loh sayang, menunggu hingga pasien yang lain lebih dahulu mendaftar masuk. Bunda merupakan pasian kedua dari terakhir.

Saat pertama masuk, bunda merasa canggung, beruntung dokternya sudah lumayan berumur, kurang lebih seperti Bapak bunda usianya kira - kira. Bunda merasa lebih bersyukur, terlebih ada asisten perempuannya yang menemani bunda.

Oia, bunda naik berat badan 3 kilo loh sayang. Sekarang bunda naik menjadi 65,3 kilo dari sebelumnya 62,sekian. Kata dokternya itu kenaikn berat badan normal untuk kehamilan  14 minggu.

Setelah dibaringkan, dokter mulai melakukan USG ke rahim bunda, saat alat USG menyentuh rahim bunda, dilayar langsung nampak tubuh mungil kamu dan kepala yang masil lumayan besar. Tubuh kamu bergerak kesana kemari, bunda benar - benar takjub dengan segala penciptaan. Allah memang maha segala - galanya.

Saat pak dokter memperlihatkan detak jantungmu, bunda begitu bahagia, bunda betul - betul terharu, disana... Didalam diri bunda ada kamu sayang. Dokter juga memperlihatkan gerakan kaki kamu yang tidak mau berhenti melonjak - lonjak juga tangan kamu yang tak berhenti menggapai - gapai.

Saat pak dokter memperbesar pada bagian tangan, nampak jelas jari - jari kecil kamu sayang. Bunda bahagiaaan sekali. Terlebih saat doker menjelaskan kalau kamu sehat - sehat saja.

Bunda sengaja meminta tolong suster untum merekam perakan kamu di dalam rahim dari layar USG, bunda ingin menunjukkan ke papa bahwa kamu benar - benar ada.

Bunda belum sempat mengetahui jenis kelamin kamu, kata pak dokter, diatas 20 minggu baru bisa melihatnya, berarti kira- kira 1 bulan lebih lagi bunda baru akan tahu kalau kamu berjenis kelamin apa yah sayang. Tapi tidak apa, apapun jenis kelamin kamu kelak, bunda hanya ingin kamu jadi anak yang sholeh / sholehah Bunda.

Oia. Kata papa, malam ini papa siap - siap menuju riau sayang. Papa sudah liat gambar USG kamu, sisa video hasil rekaman pegerakan kau belum papa lihat. Mungkin besok papa sudah bisa melihatnya karna bunda upload di Youtube.

Sepulang dari rumah sakit, bunda merasa senang dan bahagia sekali bisa melihat pergerakan kamu. Bunda sampai menangis haru diatas kendaraan membayangkan pergerakan kamu tadi sayang. Saking bahagianya bunda, tiba - tiba bunda penen makan mpek - mpek palembang.

Jadilah sepulang dari rumah sakit bunda langsung mencari penjual mpek - mpek sampai di sungguminasa, namun bunda nyasar sampai di jalan poros Malino, bunda betul - betul tidak sadar kemana arah bunda. Hehe

Namun, meski sudah nyasar, bunda tidak berhasil membawa yang bunda inginkan, jadinya bunda pulang dengan tangan kosong. :( tapi tidak apa, besom dilanjut perburuan mpek - mpeknya.hehe

Oia, ini link video hasi USG kamu sayang :
https://youtu.be/vH9Ppf086wY

Enjoy yah di perut bunda, yang nyaman sayang yah.

We Love U

Makassar, 31 Agustus 2015

Salam Cinta
Bunda & Papa
#LR

Minggu, 30 Agustus 2015

Akhir Minggu ke 13

Asslamu Alaikum baby kecil bunda, baik - baik aja kan sayang?...
Bunda juga baik... Insyaallah.

Tidak terasa, akhirnya usia 3 bulan d perut bunda sebentar lagi berganti dan memasuki triwulan kedua atau bulan keempat. Perut bunda sudah mulai mengembang loh sayang, meski masih terbilang lumayan.

Bunda sabtu kemarin mencoba makan mie titi demi memenuhi hasrat bunda, dan malamnya bunda makan pizza ditraktir sahabat bunda yang mau menikah dan kebetulan lagi ulang tahun, tapi bunda kembali mual dan berunjung muntah. Beruntung tadi siang waktu bunda diajak kakek polisi sama nenek ibu makan sop saudara plus ikan bakar, bunda bisa tahan. Mungkin faktor bunda memang benar - benar lapar. Bunda berhasil menahan mual bunda dengan makan makanan yang lain setelahnya.

Oia, bunda juga hari ini bikin es lilin loh. Nenek ibu mau bawa ke sekolah katanya besok. Ada dua rasa loh sayang, isi tape dan gula merah isi kacang hijau.

Berhubung hari ahad, bunda benar - benar seharian lumayan capek. Kelarin sholat subuh, bunda lsg membersihkan dan mencuci. Cucian bunda seabrek, mulai dari pakaian hingga selimut dan lain lain, pokoknya capeknya poll...

Oia, bunda juga tadi kirim foto perut bunda ke papa. Papa di kalimantan menunggu kapalnya selesai muat katanya. Papa senang, baby kesayangannya sudah mulai berkembamg dalam perut bunda. Papa pesan, selalu sehat buan bunda dan pastinya kamu juga yah sayang. Agar kelak kita bisa bertemu bersama dalam keadaan sehat. Amiiin.

Oia, seminggu belakangan ini, bunda senaaang sekali, setiap jam 3 dini hari, kamu selalu membangunkan bunda. Bunda berterima kasih dan bersyukur banget, dengan begitu, bunda bisa tahajjud tanpa merasa memgantuk dan berat.

Bunda merasa bahagia, saat kamu masih dalam kandungan bunda saja, sudah rajin bangunin bunda tahajjud yang notabene sangat jarang bunda lakukan saat bunda belum punya kamu di perut bunda. Kelak, saat sudah lahir dan pintar, kamu yang akan selalu menemani bunda sholat tahajjud yah sayang. Amiiiin

Oia, sudah larut, bunda sudah mengantuk, dan lumayan capek seharian. Besok pagi bunda harus kerja lagi sayang. Semoga kamu selalu membangunkan bunda tahajjud dan subuh tepat waktu yah sayang. Amiiin

Salam cinta
Bunda & Papa

#LR

Selasa, 11 Agustus 2015

Nafsu Makan Perlahan Kembali

Assalamu Alaikum sayang,

Dear my little baby. Tampaknya perlahan - lahan kamu mulai tumbuh sayang. Bunda perlahan - lahan merasakan perubahan di perut bunda, seolah ada yang perlahan mendesak di dalan sana.

Minggu ini Bunda sangat bersyukur, akhirnya perlahan - lahan bunda bisa kembali makan makanan yang biasa bunda makan. Bunda memberi kabar ke papa disana, papa senang sekali. Kata papa, akhirnya anakku di dalam perut bisa kembali makan.

Sudah dua hari ini, bunda makan dan terus makan. Mulai dari bubur, beras ketan, ikan teri, ikan bandeng, buah - buahan dan cemilan biskuit gandum bunda makan semua. Sesekali bunda masih merasa mual, tapi demi pertumbuhan kamu sayang, bunda memaksakan untuk bisa memakan semuanya.

Pulang kerja tadi, bunda menyempatkan diri ke super market membeli beberapa buah dan sayur dan beberapa yougurt. Bunda baca kalau sayur dan buah berperan penting untuk pertumbuhan kamu sayang. Bunda bela - belain membeli beberapa jenis makanan untuk kesehatan kamu dan bunda.

Oia, di minggu ke - 12 ini bunda merasakan sesekali perut bunda seakan di pelintir, entah itu sebagai tanda  perlahan kamu tumbuh atau ada sebab lain, tapi semoga saja itu adalah hal baik.

Bunda berencana ke dokter hari ini, untuk mengontrol perkembangan kamu sayang, tapi bunda tidak sempat jadinya bunda harus menyusun rencana ulang ke dokter. Bunda hanya ingin memeriksa bagaimana posisi kamu sekarang di dalan perut bunda, karena setiap hari bunda pulang dan pergi ke tempat kerja yang lumayan jaraknya mengendarai motor.

Tapi bagaimanapun itu, bunda dan pastinya papa juga selalu berdoa yang terbaik untuk kamu, bunda dan papa sendiri sayang. Doa kami selalu bersamamu.

Makassar, 11 Ags 2015

Salam cinta Bunda & Papa

Minggu, 09 Agustus 2015

Ditemani Tidur Nenek Ibu

Dear baby di perut bunda,

Sampai sejauh ini, bunda belum merasakan pergerakanmu sayang. Perut bunda juga belum ada perubahan bentuk, hanya saja, bunda tidak tahu bahwa semakin bunda ingin menjadi kuat melewati tri semester pertama ini, semakin bunda merasa loyo dan kehilangan nafsu makan.

Hari ini bunda baru merasa agak baikan, tadi pagi bunda sudah bisa mengecap bubur ayam beberapa sendok yang d beli tantemu. Bunda juga semalam merepotkan kakek dengan meminta dicarikan jagung rebus.

Tapi semua itu tidak terkalahkan dengan kejadian semalam. Tahu tidak sayang, semalam nenek ibu (panggilan untuk nenek dari Papa) tidur dengan bunda sampai subuh. Itu kejadian sangat istimewa buat bunda selama bunda telah menikah dengan papa.

Semua berawal dari kejadian dua hari lalu, bunda tidak pernah meninggalkan kamar dan tempat tidur selama dua hari, tidak makan nasi dan perut serta kepala bunda bergantian sakit. Bunda akhirnya di pijit oleh tante dan nenek ibu, karena bunda masih saja merasa kurang enak, jadilah nenek ibu menemani bunda tidur hingga subuh hari di kamar bunda.

Awalnya bunda heran, mendadak nenek ibu datang membawa selimut serta berpakaian tebal lengkap. Ternyata nenek ibu mau menemani bunda tidur d ruangan ber AC. Bunda tahu, itu adalah salah satu bentuk cinta nenek IBu ke Bunda, seperti cintanya kepada Papa dan kamu kelak sayang.

Apapun yang terjadi, tetap bersama bunda yah sayang, di dalam sana mendoakan yang terbaik untuk papa di perantauan sana.

Oia, ada yang terlupa, tadi subuh, papa menuju palembang dari Jakarta karena kapal papa bongkar muat disana. Papa minta doa perjalanan dan pekerjaannya di lancarkan.  semoga papa, bunda, kamu di dalam perut bunda dan semuuuuua keluarga bunda dan papa selalu diberu kemudahan dalam segala hal, dimudahkan rejeki dan diberi umur yang bermanfaat. Amiiin

Makassar, 9 Agustus 2015

Salam Cinta Kami
BUNDA & PAPA

Senin, 03 Agustus 2015

Senin Pertama

Jika senin lalu Bunda terbangun ada  papa d samping Bunda, kali ini berbeda. Bunda hanya mendapati seorang diri.

Bukan tidak ada alasan, papa baru kemarin (2 ags 2015) kembali ke Jakarta. Papa sudah harus kembali mengurus dokumen kelengkapan sebelum papa turun ke Laut mengarungi  samudera.

Bunda harus kembali menjalani aktivitas seperti sebelum - sebelumnya saat papa di rantauan terombang ambing ombak d lautan untuk mencari nafkah demi bunda dan calon bayi kami kelak. Bunda harus semangat, terlebih pekerjaan bertumpuk.

Hari ini juga bertepatan hari pembukaan mukhtamar Muhammadiyah ke 47 yang kebetulan kali ini di adakan d kota Makassar.

Alloh maha baik, tahu kapan waktu yang tepat bunda sudah bisa mandiri dengan perubahan sedikit - demi sedikit kondisi badan bunda.

Kandungan Bunda minggu ini, sudah memasuki minggu ke -11, sebentar lagi perut bunda akan semakin besar. Tahap ngidam bunda sedikit berkurang dari minggu - minggu yang telah lalu.

Jika sebelumnya bunda susah makan, mual berkepanjangan, penciuman yang sensitif dan kadang nyeri sendi, minggu ini sudah mulai berkurang, perlahan - lahan.

Bunda juga sudah mulai makan nasi, sebelumnya bunda hanya bisa makan penganan dari bahan dasar beras akan tetapi telah d olah menjadi lontong, buras dan sejenisnya. Jika bunda melihat nasi, mual tiba - tiba akan muncul disertai rasa eneg.

Hari ini, bunda di telepon kakek dari Kampung, katanya, ada om Bunda yang di operasi d RS Ibnu Sina Makassar. Karena itu, bunda sepulang dari kantor langsung ke Rumah sakit setelah  pamitan sama papa lewah BBM dan nenek lewat telepon.

Bunda memacu kendaraan ke jalan Urip sumohardjo, sempat singgah membeli buah tangan dan makanan untuk om dan tante di RS sebentar dan tiba sebelum magrib.

Rupanya Om Bunda sudah d  operasi dan dokter mengatakan bahwa om terkena tumor usus besar, alhamdulillah sudah dikeluarkan tadi siang. Sekarang kondisi om bunda sudah baikan meski masih harus ditempatkan di ICU.

Tante BUnda sangat senang dengan kedatangan bunda, beliau mencium bunda tiada henti saking senangnya. Bunda akhirnya tiba di rumah jam 8 malam dengan selamat.

Setelah makan malam dan sholat isya serta mencuci, bunda merebahkan badan hingga menulis ini. Saat ini bunda sudah sangat ngantuk dan lelah, besok bunda harus kembali beraktivitas. Bunda tidur dulu yah sayang..... Baik - baik d perut bunda, jangan rewel.
We love you
Bunda & Papa

Makassar, 3 ags 2015