Tampilkan postingan dengan label minggu ke 13 kehamilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label minggu ke 13 kehamilan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Agustus 2015

Akhir Minggu ke 13

Asslamu Alaikum baby kecil bunda, baik - baik aja kan sayang?...
Bunda juga baik... Insyaallah.

Tidak terasa, akhirnya usia 3 bulan d perut bunda sebentar lagi berganti dan memasuki triwulan kedua atau bulan keempat. Perut bunda sudah mulai mengembang loh sayang, meski masih terbilang lumayan.

Bunda sabtu kemarin mencoba makan mie titi demi memenuhi hasrat bunda, dan malamnya bunda makan pizza ditraktir sahabat bunda yang mau menikah dan kebetulan lagi ulang tahun, tapi bunda kembali mual dan berunjung muntah. Beruntung tadi siang waktu bunda diajak kakek polisi sama nenek ibu makan sop saudara plus ikan bakar, bunda bisa tahan. Mungkin faktor bunda memang benar - benar lapar. Bunda berhasil menahan mual bunda dengan makan makanan yang lain setelahnya.

Oia, bunda juga hari ini bikin es lilin loh. Nenek ibu mau bawa ke sekolah katanya besok. Ada dua rasa loh sayang, isi tape dan gula merah isi kacang hijau.

Berhubung hari ahad, bunda benar - benar seharian lumayan capek. Kelarin sholat subuh, bunda lsg membersihkan dan mencuci. Cucian bunda seabrek, mulai dari pakaian hingga selimut dan lain lain, pokoknya capeknya poll...

Oia, bunda juga tadi kirim foto perut bunda ke papa. Papa di kalimantan menunggu kapalnya selesai muat katanya. Papa senang, baby kesayangannya sudah mulai berkembamg dalam perut bunda. Papa pesan, selalu sehat buan bunda dan pastinya kamu juga yah sayang. Agar kelak kita bisa bertemu bersama dalam keadaan sehat. Amiiin.

Oia, seminggu belakangan ini, bunda senaaang sekali, setiap jam 3 dini hari, kamu selalu membangunkan bunda. Bunda berterima kasih dan bersyukur banget, dengan begitu, bunda bisa tahajjud tanpa merasa memgantuk dan berat.

Bunda merasa bahagia, saat kamu masih dalam kandungan bunda saja, sudah rajin bangunin bunda tahajjud yang notabene sangat jarang bunda lakukan saat bunda belum punya kamu di perut bunda. Kelak, saat sudah lahir dan pintar, kamu yang akan selalu menemani bunda sholat tahajjud yah sayang. Amiiiin

Oia, sudah larut, bunda sudah mengantuk, dan lumayan capek seharian. Besok pagi bunda harus kerja lagi sayang. Semoga kamu selalu membangunkan bunda tahajjud dan subuh tepat waktu yah sayang. Amiiin

Salam cinta
Bunda & Papa

#LR

Rabu, 26 Agustus 2015

Minggu ke 13

Assalamu Alaikum kesayangan Bunda dalam perut, Apa kabar di dalam sana sayang? Baik - baik saja kan? Yang sehat yah nak di dalam perut bunda.

Minggu ini kamu memasuki minggu ke 13 di perut Bunda sayang. Semoga kamu tumbuh menjadi bayi yang sehat dan sempurna yah sayang. Bunda belum memeriksakan kamu ke dokter, insyaallah minggi depan Bunda akan kontrol di dokter lagi, sekaligus bunda ingin melihat jenis kelamin kamu sayang.

Oia, sudah dua hari ini Bunda kembali merasakan hal yang sama di bulan kedua kehamilan bunda. Lesu, letih, mual dan muntah kembali bunda rasakan. Makanan susah masuk lagi. Bunda jadi sedih kalau kamu menolak terus makanan yang bunda makan. Tapi apapun itu, kamu harus tetap sehat yah nak.

Oia, papa sudah tiba di Kalimantan nak, papa setiap hari menghubungi bunda dan menanyakan kabar bunda dan kamu. Papa juga ikutan sedih waktu bunda beri tahu kalau bunda kembali drop dua hari ini.

Kemarin adalah puncak drop bunda sayang, saat bunda pulang kerha dalam keadaan capek, bunda langsung ganti pakaian dan bergegas ke dapur untuk memasak sayur yang akan bunda konsumsi untuk nutrisi kamu sayang. Waktu siang, bunda memang sudah merasa ada yang tidak beres dengan perut bunda, bunda tidak menghabiskan makan siang bunda dan malam memuntahkan kembali yang sudah masuk.

Bunda pulang dengan perut kurang enak itu. Dari kejadian awal itulah, bunda kemudian tetap bersikeras memasal sayur namun yang terjadi, bunda malah drop. Saat adzan magrib berkumandang, bunda buru-buru memyelesaikan masakan demi memburu waktu magrib. Bukannya cepat selesai, bunda malah keluar keringat dingin, gemetar dan pandangan bunda jadi gelap.

Beruntung bunda cepat mematikan kompor dan beralih ke kursi di meja makan menundukkan kepala sejenak dan menunghu hingga puyeng dan penglihatan bunda kembali normal. Keringat dingin bunda bercucuran, beruntung bunda masih dalam kondisi sadar dan menyebut asma Allah sehingga masih sempat meraih kursi karena diwaktu yang sama, semua yang ada di rumah sibuk dengan urusan masing-masing sehingga tidak ada yang sempat melihat bunda. Alhasil, bunda harus segera beristirahat tanpa mencicipi sayur buatan bunda yang diakhiri dengan muntah lagi.

Hari ini, bunda juga tidak menghabiskan makan siang bunda di kantor karena bunda kembali puyeng dan berakhir dengan muntah lagi. Tapi  jangan khawatir sayang, bunda berhasil menghabiskan satu buah roti pisang malam ini. Bunda harap, itu cukup untukmu malam ini yah sayang.

Selalu sehat di dalam sana anak Bunda dan Papa sayang. Yang sehat yah nak......

We Love You

Makassar, 26 Agustus 2015
#LR