Senin, 31 Agustus 2015

Kehamilan Minggu ke 14 Awal

Assalamu Alaikum wr. Wb.

Apa kabar baby kesayangan bunda di dalam sana? Bunda harap selalu sehat yah sayang. Amiiin

Tiada hentinya bunda menyapa kamu. Bunda pastinya tidak akan melewatkan waktu untun menyapamu sayang. Karena kamu adalah mahluk kecil yang berada dalam rahim bunda yang Alloh amanahkan kepada Bunda dan papa.

Hari ini bunda akhirnya memenuhi janji bunda sayang untuk memeriksakan kandungan bunda ke dokter. Pulang kantor tadi sore, bunda langsung singgah di Rumah Sakit Grestelina, Hertasning.

Berhubung dokternya yang cewek masuknya jam 7 malam dan bunda mendapat nomor antrian 19 yang berarti bunda haus menunggu hingga jam 9 malam, jadilah Bunda memajukan jam periksa ke dokter yang praktek jam 2 hingga 6 sore yang tidak lain adalah seorang laki - laki.

Awalnya bunda merasa risih karena baru pertama kali ini bunda akan periksa kandungan oleh dokter laki - laki. Namanya Dokter Trika, beliau juga salah seoranf dokter spesialis kandungan di grestelina. Bunda antri hingga pukul 18.15 menit loh sayang, menunggu hingga pasien yang lain lebih dahulu mendaftar masuk. Bunda merupakan pasian kedua dari terakhir.

Saat pertama masuk, bunda merasa canggung, beruntung dokternya sudah lumayan berumur, kurang lebih seperti Bapak bunda usianya kira - kira. Bunda merasa lebih bersyukur, terlebih ada asisten perempuannya yang menemani bunda.

Oia, bunda naik berat badan 3 kilo loh sayang. Sekarang bunda naik menjadi 65,3 kilo dari sebelumnya 62,sekian. Kata dokternya itu kenaikn berat badan normal untuk kehamilan  14 minggu.

Setelah dibaringkan, dokter mulai melakukan USG ke rahim bunda, saat alat USG menyentuh rahim bunda, dilayar langsung nampak tubuh mungil kamu dan kepala yang masil lumayan besar. Tubuh kamu bergerak kesana kemari, bunda benar - benar takjub dengan segala penciptaan. Allah memang maha segala - galanya.

Saat pak dokter memperlihatkan detak jantungmu, bunda begitu bahagia, bunda betul - betul terharu, disana... Didalam diri bunda ada kamu sayang. Dokter juga memperlihatkan gerakan kaki kamu yang tidak mau berhenti melonjak - lonjak juga tangan kamu yang tak berhenti menggapai - gapai.

Saat pak dokter memperbesar pada bagian tangan, nampak jelas jari - jari kecil kamu sayang. Bunda bahagiaaan sekali. Terlebih saat doker menjelaskan kalau kamu sehat - sehat saja.

Bunda sengaja meminta tolong suster untum merekam perakan kamu di dalam rahim dari layar USG, bunda ingin menunjukkan ke papa bahwa kamu benar - benar ada.

Bunda belum sempat mengetahui jenis kelamin kamu, kata pak dokter, diatas 20 minggu baru bisa melihatnya, berarti kira- kira 1 bulan lebih lagi bunda baru akan tahu kalau kamu berjenis kelamin apa yah sayang. Tapi tidak apa, apapun jenis kelamin kamu kelak, bunda hanya ingin kamu jadi anak yang sholeh / sholehah Bunda.

Oia. Kata papa, malam ini papa siap - siap menuju riau sayang. Papa sudah liat gambar USG kamu, sisa video hasil rekaman pegerakan kau belum papa lihat. Mungkin besok papa sudah bisa melihatnya karna bunda upload di Youtube.

Sepulang dari rumah sakit, bunda merasa senang dan bahagia sekali bisa melihat pergerakan kamu. Bunda sampai menangis haru diatas kendaraan membayangkan pergerakan kamu tadi sayang. Saking bahagianya bunda, tiba - tiba bunda penen makan mpek - mpek palembang.

Jadilah sepulang dari rumah sakit bunda langsung mencari penjual mpek - mpek sampai di sungguminasa, namun bunda nyasar sampai di jalan poros Malino, bunda betul - betul tidak sadar kemana arah bunda. Hehe

Namun, meski sudah nyasar, bunda tidak berhasil membawa yang bunda inginkan, jadinya bunda pulang dengan tangan kosong. :( tapi tidak apa, besom dilanjut perburuan mpek - mpeknya.hehe

Oia, ini link video hasi USG kamu sayang :
https://youtu.be/vH9Ppf086wY

Enjoy yah di perut bunda, yang nyaman sayang yah.

We Love U

Makassar, 31 Agustus 2015

Salam Cinta
Bunda & Papa
#LR

Minggu, 30 Agustus 2015

Akhir Minggu ke 13

Asslamu Alaikum baby kecil bunda, baik - baik aja kan sayang?...
Bunda juga baik... Insyaallah.

Tidak terasa, akhirnya usia 3 bulan d perut bunda sebentar lagi berganti dan memasuki triwulan kedua atau bulan keempat. Perut bunda sudah mulai mengembang loh sayang, meski masih terbilang lumayan.

Bunda sabtu kemarin mencoba makan mie titi demi memenuhi hasrat bunda, dan malamnya bunda makan pizza ditraktir sahabat bunda yang mau menikah dan kebetulan lagi ulang tahun, tapi bunda kembali mual dan berunjung muntah. Beruntung tadi siang waktu bunda diajak kakek polisi sama nenek ibu makan sop saudara plus ikan bakar, bunda bisa tahan. Mungkin faktor bunda memang benar - benar lapar. Bunda berhasil menahan mual bunda dengan makan makanan yang lain setelahnya.

Oia, bunda juga hari ini bikin es lilin loh. Nenek ibu mau bawa ke sekolah katanya besok. Ada dua rasa loh sayang, isi tape dan gula merah isi kacang hijau.

Berhubung hari ahad, bunda benar - benar seharian lumayan capek. Kelarin sholat subuh, bunda lsg membersihkan dan mencuci. Cucian bunda seabrek, mulai dari pakaian hingga selimut dan lain lain, pokoknya capeknya poll...

Oia, bunda juga tadi kirim foto perut bunda ke papa. Papa di kalimantan menunggu kapalnya selesai muat katanya. Papa senang, baby kesayangannya sudah mulai berkembamg dalam perut bunda. Papa pesan, selalu sehat buan bunda dan pastinya kamu juga yah sayang. Agar kelak kita bisa bertemu bersama dalam keadaan sehat. Amiiin.

Oia, seminggu belakangan ini, bunda senaaang sekali, setiap jam 3 dini hari, kamu selalu membangunkan bunda. Bunda berterima kasih dan bersyukur banget, dengan begitu, bunda bisa tahajjud tanpa merasa memgantuk dan berat.

Bunda merasa bahagia, saat kamu masih dalam kandungan bunda saja, sudah rajin bangunin bunda tahajjud yang notabene sangat jarang bunda lakukan saat bunda belum punya kamu di perut bunda. Kelak, saat sudah lahir dan pintar, kamu yang akan selalu menemani bunda sholat tahajjud yah sayang. Amiiiin

Oia, sudah larut, bunda sudah mengantuk, dan lumayan capek seharian. Besok pagi bunda harus kerja lagi sayang. Semoga kamu selalu membangunkan bunda tahajjud dan subuh tepat waktu yah sayang. Amiiin

Salam cinta
Bunda & Papa

#LR

Rabu, 26 Agustus 2015

Minggu ke 13

Assalamu Alaikum kesayangan Bunda dalam perut, Apa kabar di dalam sana sayang? Baik - baik saja kan? Yang sehat yah nak di dalam perut bunda.

Minggu ini kamu memasuki minggu ke 13 di perut Bunda sayang. Semoga kamu tumbuh menjadi bayi yang sehat dan sempurna yah sayang. Bunda belum memeriksakan kamu ke dokter, insyaallah minggi depan Bunda akan kontrol di dokter lagi, sekaligus bunda ingin melihat jenis kelamin kamu sayang.

Oia, sudah dua hari ini Bunda kembali merasakan hal yang sama di bulan kedua kehamilan bunda. Lesu, letih, mual dan muntah kembali bunda rasakan. Makanan susah masuk lagi. Bunda jadi sedih kalau kamu menolak terus makanan yang bunda makan. Tapi apapun itu, kamu harus tetap sehat yah nak.

Oia, papa sudah tiba di Kalimantan nak, papa setiap hari menghubungi bunda dan menanyakan kabar bunda dan kamu. Papa juga ikutan sedih waktu bunda beri tahu kalau bunda kembali drop dua hari ini.

Kemarin adalah puncak drop bunda sayang, saat bunda pulang kerha dalam keadaan capek, bunda langsung ganti pakaian dan bergegas ke dapur untuk memasak sayur yang akan bunda konsumsi untuk nutrisi kamu sayang. Waktu siang, bunda memang sudah merasa ada yang tidak beres dengan perut bunda, bunda tidak menghabiskan makan siang bunda dan malam memuntahkan kembali yang sudah masuk.

Bunda pulang dengan perut kurang enak itu. Dari kejadian awal itulah, bunda kemudian tetap bersikeras memasal sayur namun yang terjadi, bunda malah drop. Saat adzan magrib berkumandang, bunda buru-buru memyelesaikan masakan demi memburu waktu magrib. Bukannya cepat selesai, bunda malah keluar keringat dingin, gemetar dan pandangan bunda jadi gelap.

Beruntung bunda cepat mematikan kompor dan beralih ke kursi di meja makan menundukkan kepala sejenak dan menunghu hingga puyeng dan penglihatan bunda kembali normal. Keringat dingin bunda bercucuran, beruntung bunda masih dalam kondisi sadar dan menyebut asma Allah sehingga masih sempat meraih kursi karena diwaktu yang sama, semua yang ada di rumah sibuk dengan urusan masing-masing sehingga tidak ada yang sempat melihat bunda. Alhasil, bunda harus segera beristirahat tanpa mencicipi sayur buatan bunda yang diakhiri dengan muntah lagi.

Hari ini, bunda juga tidak menghabiskan makan siang bunda di kantor karena bunda kembali puyeng dan berakhir dengan muntah lagi. Tapi  jangan khawatir sayang, bunda berhasil menghabiskan satu buah roti pisang malam ini. Bunda harap, itu cukup untukmu malam ini yah sayang.

Selalu sehat di dalam sana anak Bunda dan Papa sayang. Yang sehat yah nak......

We Love You

Makassar, 26 Agustus 2015
#LR

Sabtu, 22 Agustus 2015

Bunda Harus Kuat

Assalamu Alaikum baby boo kesayangan Bunda di dalam perut.

Malam ini bunda datang lagi menyapamu lewat tulisan ini sayang. Rindu rasanya,  Bunda sudah tidak sabar menimangmu dan melihatmu tumbuh dewasa hingga bunda bisa bertukar cerita tentangmu, tentang perasaan bunda, tentang keseharian bunda, dan juga tenta sakit yang bunda rasakan atau apapun itu.

Kemarin bunda begitu sedih belum ada kabar dari papa disana, tapi hari ini alhamdulillah, tepatnya siang tadi papa menghubungi bunda, kata papa ombak d laut hampir mencapai ketinggian 4 meter sayang. Meskipun papa sempat mabuk laut.katanyam  tapi beruntung papa sekarang sudah baik - baik saja, Bunda juga lega mendengarnya.

Kata papa, kalau tidak ada halangan, besok papa sudah bisa masuk muara, itu artinya rintangan perjalanan papa tdk sesulit sebelumnya. Papa sebentar lagi akan tiba ditujuan sayang, doakan papa baik - baik saja.

Oia, selain hari ini bunda senang karena sudah ada kabar dari papa, bunda juga sedikit sedih sayang. Bunda lagi - lagi harus menerima kenyataan yang sulit bunda tuliskan disini, bunda juga tidak ingin menceritakannya karena tidak ingin kamu ikutan sedih. Cukuplan bunda saja yang merasakan sedih ini.

Bunda yakin, ini hanya cobaan kecil perjalanan hidup bunda, hanya kerikil kecil yang masih bisa bunda atasi insyaallah. Jika saja kamu sudah besar dan bisa memgerti apa yang bunda akan katakan, bunda pasti akan berbagi ini denganmu sayang.

Bunda tidak berharap banyak akan hal ini sayang, tapi bunda yakin semua akan baik - baik saja. Bunda akan selalu dilindungi Allah, bunda punya Allah, kamu dan papa serta banyaaak keluarga yang mendukung bunda. Itu yang membuat bunda kuat.

Doakan bunda tetap sabar dan tawakkal yah sayang. Sholat dan doa selalu menjadi senjata bunda sayang. Kamu baik - baik di perut bunda sayang yah. Bunda akan menjagamu selalu, termasuk dari mereka yang selama ini tidak senang dengan keberadaan bunda. Mereka bisa saja membuat bunda sedih dan menyakiti bunda tapi bunda berjanji tidak akan membiarkan mereka menyakitimu selama masih ada bunda disini bersamamu.

Teruntuk anakku di dalam rahim yang setia menemani bundanya, merasakan sedihnya dan menjaganya serta memberikan semangat selalu.

Bunda mencintaimi sayang.

Makassar, 22 Ags 2015

Love Bunda

Kamis, 20 Agustus 2015

Kangen Papa

Dear my baby boo di perut Bunda, apa kabar sayang? Selalu sehat yah sayang di dalam sana.

Bunda hari ini seperti biasa ke kantor di pagi hari, dan pulang sore hari selalu begitu. Yang berbeda, hari ini bunda bawa bekal ke kantor, bunda semakin hari semakin cepat lapar. Bunda hari ini juga makan kapurung (penganan yang terbuat dari sagu dan di dicampur dengan sayur dan ikan). Pokoknya bunda kenyang, ditambah lagi saat bunda pulang bunda beli buah naga, alhamdulillah.

Bunda juga sudah mulai masak - masak di dapur bantu nenek Ibu, tadi bunda kebagian masak ikan dan goreng ikan asin kesukaan bunda.

Kalau biasanya, sebelum bunda tidur, bunda sering bercandaan dengan papa, atau kalau papa lagi jauh, setidaknya bunda dan papa salig berukar kabar.

Berhubung jaringan di laut kurang bagus, papa belum mengirimkan bunda pesan. Papa terakhir kirim kabar ke bunda kemarin subuh, seharian ini bunda tidak mendapat kabar apapun, tapi bunda maklum karena papa belum dapat jaringan yang bagus.

Tapi namanya bunda kangen ke papa, baru dua minggu lalu ditinggal papa bunda udah kangen banget. Apalagi kalai tidak ada kabar begini, baru sehari semalam belum ada kabar,  kangennya sudah memuncak. Bunda tahu, kamu juga kangen papa sayang kan?

Itulah keadaan bunda sayang, kadang bunda begitu merindukan d samping papamu selalu, akan tetapi papa punya kewajiban jauh disana sayang, jadinya bunda harus selalu sabar menunggu kabar dari papa dan juga kepulangan papa.

Bunda hanya bisa berdoa yang terbaik untuk papa dimanapun berada, karena papa jauh seperti itu juga demi bunda, kamu dan masa depan keluarga kecil kita kelak sayang. Makanya, nanti kalau kamu diberi umur panjang, lahir dan temani bunda sambil menunggu papa, kamu juga harus selalu sabar, tegar dan setia menunggu papa pulang seperti bunda.

Insyaallah Bunda akan selalu berusa kuat sayang demi kamu dan juga sabar dan setia demi papa. Kalau bunda sedih begini, bunda tiba - tiba ingat kamu sayang di perut bunda. Bunda sadar kalau bunda tidak sendiri, bunda selalu ditemani kamu meski belum bisa menampakkan wujud akan tetapi bunda merasakan keberadaanmu sayang.

Oia, udah larut, bunda harus istrahat dulu, doakan bunda sehat selalu dan diberi ketegaran menunggu papa, serta doakan papa selalu baik-baik saja disana. Amiiiin

Salam cinta kami
Bunda & Papa

Makassar, 20 Ags 2015
#LaRa

Rabu, 19 Agustus 2015

Bunda Sudah Banyak Makan

Assalamu Alaikum Malaikat kecil dalam perut Bunda, Apa kabar sayang? Sehat selalu yah.

Minggu lalu, bunda berniat memeriksakan kamu ke dokter sayang, bunda sudah belai2n lakukan pendaftara di Rs. Grestelina di jam 8 pagi, tapi karena jadual ibu dokternya tidak bertepatan waktu lowong bunda, terpaksa deh rencana memeriksanya batal.

Minggu ini bunda sudah banyak banget Makannya loh, mulai dari sarapan Nasi, makan siang nasi dan makan ikan. Meskipun bunda masih memilih jenis sayur dan ikan yang harus bunda makan.

Minggu ini juga, nyeri di pergelangan kaki kiri bunda sudah reda loh sayang, jadi bunda tidak.perlu lagi meringis saat berjalan karena menahan nyeri, akhirnya bunda terbebas setelah kurang lebih sebulan merasa nyeri, alhamdulillah yah....

Bunda juga sekarang lagi sukaaaaa banget makan buah mangga, tiap hari bunda makan mangga 1-2 buah loh... Hebat kan bunda hehe.

Oia, ada kabar dari papa, katanya papa sekarang lagi d perairan Belitung menuju Kumai, Kalimantan. Meskipun ombak katanya lumayan tinggi tapi insyaallah Papa baik-baik aja dalam lindungan Allah danapun berada sayang, begitu pula dengan kamu dan juga Bunda.

Perut bunda saat ini belum membesar, masih seperti ukuran sebelum - sebelumnya, tapi bunda sudah mulai merasakan gelisah saat baring, bunda kadang mulai mencari bagaimana posisi tidur yang baik dan nyaman untuk bunda dan aman untukmu sayang.

Kerjan Bunda alhamdulillah lancar, meskipun masih tetap sama harus mengendarai motor pulang dan pergi kerja. Oia, malam 16 dan 17 agustus lalu bunda ke Benteng Rotterdam loh sayang. Kebetulan bunda dapat dua tiket gratis darinkantor, lumayan kalau tidak dipakai. Hari pertama, bunda ajak teman kerja bunda, hari kedua sama tante dari papa. Kami nonton sampai malam, ada Raisa ooh sayang.

Bunda juga tadi siang ada tugas temani teman bunda motret, bunda makan es cream, minum selasih leci dan juga makan steak loh, dan itu semua gratis, asik kan kerjaan bunda. Hehe Bunda juga dapat oleh - oleh Pia dari Gorontalo dikasi sama teman kerja bunda, jadinya bunda buanyaaaak makan.

Tapi apapun yang Bunda dan Papa lakulan, itu semua demi kamu sayang, demi masa depan Bunda dan Papa, insyaallah. Semoga kamu, bunda, papa dan semuaaaanya diberilan umur panjang yah sayang biar bisa banyak - banyak berbuat baik.

Yang sehat yah sayang dalam perut bunda. We love you.

Makassar, 19 Ags 2015
Salam Cinta Bunda & Papa

Selasa, 11 Agustus 2015

Nafsu Makan Perlahan Kembali

Assalamu Alaikum sayang,

Dear my little baby. Tampaknya perlahan - lahan kamu mulai tumbuh sayang. Bunda perlahan - lahan merasakan perubahan di perut bunda, seolah ada yang perlahan mendesak di dalan sana.

Minggu ini Bunda sangat bersyukur, akhirnya perlahan - lahan bunda bisa kembali makan makanan yang biasa bunda makan. Bunda memberi kabar ke papa disana, papa senang sekali. Kata papa, akhirnya anakku di dalam perut bisa kembali makan.

Sudah dua hari ini, bunda makan dan terus makan. Mulai dari bubur, beras ketan, ikan teri, ikan bandeng, buah - buahan dan cemilan biskuit gandum bunda makan semua. Sesekali bunda masih merasa mual, tapi demi pertumbuhan kamu sayang, bunda memaksakan untuk bisa memakan semuanya.

Pulang kerja tadi, bunda menyempatkan diri ke super market membeli beberapa buah dan sayur dan beberapa yougurt. Bunda baca kalau sayur dan buah berperan penting untuk pertumbuhan kamu sayang. Bunda bela - belain membeli beberapa jenis makanan untuk kesehatan kamu dan bunda.

Oia, di minggu ke - 12 ini bunda merasakan sesekali perut bunda seakan di pelintir, entah itu sebagai tanda  perlahan kamu tumbuh atau ada sebab lain, tapi semoga saja itu adalah hal baik.

Bunda berencana ke dokter hari ini, untuk mengontrol perkembangan kamu sayang, tapi bunda tidak sempat jadinya bunda harus menyusun rencana ulang ke dokter. Bunda hanya ingin memeriksa bagaimana posisi kamu sekarang di dalan perut bunda, karena setiap hari bunda pulang dan pergi ke tempat kerja yang lumayan jaraknya mengendarai motor.

Tapi bagaimanapun itu, bunda dan pastinya papa juga selalu berdoa yang terbaik untuk kamu, bunda dan papa sendiri sayang. Doa kami selalu bersamamu.

Makassar, 11 Ags 2015

Salam cinta Bunda & Papa